Tanker LNG Qatar ketiga bisa lewati Selat Hormuz ke China, kenapa?
Sabtu, 23 Mei 2026
LONDON — Sebuah kapal tanker gas alam cair (LNG) Qatar ketiga sedang melintasi Selat Hormuz dan menuju China, menurut data pelacakan kapal pada Jumat.
Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (23/5/26), perjalanan tanker ini terjadi ketika tim negosiasi Qatar tiba di Teheran untuk membantu mengupayakan kesepakatan guna mengakhiri perang dengan Iran.
Di tengah pengiriman melalui jalur perairan tersebut yang masih berlangsung tidak menentu, pelayaran ketiga tanker LNG Qatar ini terjadi hampir dua minggu setelah kargo pertama berhasil melewati selat itu melalui pengaturan Iran-Pakistan.
Kapal Al Sahla, dengan kapasitas 211.842 meter kubik, berangkat dari Ras Laffan dan diperkirakan tiba di terminal LNG Tianjin di China pada 14 Juni, menurut data pengiriman LSEG.
Dua kapal tanker LNG Qatar sebelumnya yang berhasil melewati Selat Hormuz sejak serangan udara Amerika Serikat dan Israel memicu perang Iran pada akhir Februari, dijual Qatar kepada Pakistan melalui kesepakatan antar-pemerintah, menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Sumber-sumber itu mengatakan Iran menyetujui pengiriman tersebut untuk membantu membangun kepercayaan antara Qatar dan Pakistan, yang sedang menjadi mediator dalam pembicaraan damai.
Pada Jumat, sebuah tim negosiasi Qatar tiba di Teheran dengan koordinasi bersama Amerika Serikat untuk mencoba menyelesaikan isu-isu yang masih tertunda, kata seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.
Qatar adalah eksportir LNG terbesar kedua di dunia, dengan sebagian besar pengirimannya ditujukan kepada pembeli di Asia.
Serangan Iran telah menghancurkan 17%, atau sekitar 12,8 juta ton metrik per tahun, kapasitas ekspor LNG Qatar.
Perbaikan fasilitas tersebut dapat memakan waktu antara tiga hingga lima tahun, kata CEO QatarEnergy sekaligus Menteri Negara Urusan Energi Qatar kepada Reuters. (YS)