Indonesia siapkan skema impor minyak Rusia

Senin, 25 Mei 2026

image

JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan skema impor dan kerangka regulasi untuk merealisasikan rencana pembelian 150 juta barel minyak mentah dari Rusia tahun ini.

Seperti dikutip Reuters, Jumat (22/05), rencana tersebut diumumkan setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Vladimir Putin di Moskow sebagai bagian dari upaya memperkuat pasokan energi di tengah dampak perang Iran.

Namun hingga kini, data pelayaran menunjukkan baru satu pengiriman minyak Rusia yang tercatat tiba di Indonesia.

Pejabat senior Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Laode Sulaeman, mengatakan pemerintah belum menunjuk perusahaan yang akan menangani impor tersebut.

“Pertamina memiliki obligasi global dan harus menghindari hal-hal yang dapat melanggar ketentuan obligasi global mereka. Itulah sebabnya kami sedang menyusun sebuah skema,” ujarnya.

Juru Bicara Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan seluruh proses akan mengikuti arahan pemerintah dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan dan kepatuhan regulasi.

Di pasar, target impor tersebut dinilai sangat ambisius. Untuk merealisasikan impor 150 juta barel hingga akhir tahun, Indonesia diperkirakan harus mendatangkan sekitar 700.000 barel minyak per hari.

Volume tersebut mendekati total ekspor minyak Rusia ke negara pembeli besar seperti Turki.

Para pedagang minyak mengatakan Rusia saat ini mengekspor sekitar 5 juta barel minyak mentah per hari, dengan sebagian besar dikirim ke China dan India.

Menurut mereka, mengalihkan volume sebesar itu kepada pembeli baru akan menjadi tantangan besar karena berpotensi mengganggu kontrak pengiriman yang sudah berjalan.

Selain persoalan pasokan, kendala logistik dan sanksi Barat juga dinilai dapat menghambat realisasi impor.

Pedagang minyak menyebut keterbatasan kapal tanker yang dapat mengangkut minyak Rusia, ditambah jarak pengiriman yang jauh, akan membuat biaya distribusi lebih mahal.

Data Kpler menunjukkan satu-satunya pengiriman terbaru minyak Rusia ke Indonesia adalah minyak mentah jenis Arctic Novy yang tiba pada 21 April.

Secara keseluruhan, Indonesia saat ini mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari.

Pemerintah menyatakan tetap akan mencari tambahan pasokan dari negara lain, termasuk Amerika Serikat, untuk memperkuat keamanan energi nasional. (SF)