Bank Sentral Israel diproyeksi pangkas suku bunga jadi 3,75%

Senin, 25 Mei 2026

image

TEL AVIV - Bank sentral Israel diperkirakan akan memangkas suku bunga seiring Amerika Serikat dan Iran dinilai semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada akhir Februari dan kini berada dalam gencatan senjata rapuh sejak awal April.

Bank of Israel diproyeksikan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% pada Senin, menurut mayoritas ekonom dalam survei Bloomberg.

Seperti dikutip Bloomberg, stabilnya inflasi di kisaran target serta penguatan tajam shekel menjadi faktor utama yang mendukung pelonggaran kebijakan moneter.

Shekel Israel ditutup di level terkuatnya dalam lebih dari tiga dekade terhadap dolar AS, sekaligus memperkuat ekspektasi inflasi yang lebih moderat ke depan.

Defisit fiskal yang menyempit dan pertumbuhan ekonomi yang masih lemah akibat dampak perang juga dinilai membuka ruang untuk penurunan suku bunga lebih lanjut.

Meski demikian, Bank of Israel tetap berhati-hati terhadap risiko kembali memanasnya konflik dengan Iran.

Upaya mediasi untuk mempermanenkan gencatan senjata masih berlangsung, sementara Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan.

Konflik Israel-Iran yang pecah pada akhir Februari turut memicu gangguan besar di kawasan, termasuk penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang menghambat sekitar 20% distribusi minyak dan LNG global, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan kebijakan moneter global yang lebih ketat. (DK)