Laba Mustika Ratu naik 4,2 kali lipat meski ekspor tertekan
Senin, 25 Mei 2026
JAKARTA – PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), produsen dan distributor produk perawatan diri hingga obat tradisional, mencetak laba bersih Rp1,12 miliar pada kuartal I 2026.
Perolehan itu naik 319,67% atau setara 4,2 kali lipat secara tahunan, dibanding laba kuartal I 2025 yang mencapai Rp266,6 juta.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis, pertumbuhan laba MRAT sejalan dengan kinerja penjualan yang meningkat 44,9% secara tahunan menjadi Rp123,73 miliar di kuartal I 2026.
Berdasarkan wilayah, MRAT tetap mengandalkan penjualan pasar domestik yang menyumbang Rp121,08 miliar, meningkat hampir 50% secara tahunan. Sedangkan penjualan ekspor merosot hampir 40% menjadi Rp2,65 miliar.
Sementara itu berdasarkan kategori produk, MRAT mengandalkan penjualan dari produk perawatan diri, yang berkontribusi sebanyak Rp127 miliar.
Kontributor terbesar berikutnya berasal dari produk kosmetik Rp20,36 miliar, jamu dan lainnya Rp14,62 miliar, dan produk kesehatan Rp1,25 miliar.
Pada kuartal pertama, Earnings Per Share (EPS) MRAT bertahan di level Rp1,87. Mengacu harga saham Rp436 pada Senin (25/5) hingga pukul 15.00 WIB, Price to Earnings (P/E) Ratio yang disetahunkan emiten ini mencapai 58 kali.
Mayoritas saham MRAT saat ini berada di bawah kendali PT Mustika Ratu Investama, dengan kepemilikan 71,209%. Sementara investor publik memiliki 28,77%.
Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham MRAT adalah Mooryati Soedibyo dan Putri Kuswindu Wardani. (KR)