Danai akuisisi 20% PSC Selat Madura, RATU teken pinjaman Rp1,9 triliun
Senin, 25 Mei 2026
JAKARTA – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), emiten Grup Raharja di sektor hilir migas, telah menyetujui perjanjian kredit bilateral senilai US$109,2 juta—atau setara Rp1,9 triliun per 25 Mei 2026—dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Penandatanganan perjanjian kredit tersebut dilakukan oleh anak usaha RATU, PT Raharja Energi Madura (REM), yang akan mengakuisisi 100% saham SMS Development Limited, berdasarkan Perjanjian Jual Beli Saham dan Perjanjian Novasi akhir Desember 2025 lalu.
Menurut data IDNFinancials, SMS Development Limited merupakan perusahaan yang berdiri dan tunduk pada hukum British Virgin Islands, serta memiliki 20% saham di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).
Sementara itu, HCML adalah kontraktor kegiatan usaha hulu migas di Wilayah Kerja Selat Madura berdasarkan Production Sharing Contract (PSC) bersama SKK Migas.
“Akuisisi tersebut secara tidak langsung akan memberikan hak partisipasi (participating interest) sebesar 20% kepada PT REM atas Production Sharing Contract Selat Madura yang dikelola oleh HCML,” tulis Supriyanti Priandini, Sekretaris Perusahaan RATU, Senin (25/5).
Ia menambahkan bahwa dalam rangka fasilitas kredit ini, RATU telah memberikan corporate guarantee dan cash deficit guarantee kepada Bank Mandiri, untuk menjamin pemenuhan kewajiban PT REM berdasarkan perjanjian kredit tersebut.
“Perseroan berkeyakinan bahwa fasilitas kredit ini dapat dikelola dan dilayani dari arus kas operasional REM yang bersumber dari hak bagian produksi PSC Selat Madura,” tegas manajemen dalam keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurut Perseroan, akuisisi 20% hak partisipasi di PSC Selat Madura ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam memperkuat portofolio usaha di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Sebagai catatan, RATU juga merupakan pemegang hak partisipasi dalam Blok Jabung di Jambi. Melalui anak usahanya, PT Raharja Energi Tanjung Jabung, Perseroan memiliki bagian 8% dalam blok migas di Jambi tersebut. (ZH)