Baru menjabat 7 bulan, Dirut BJBR Yusuf Saadudin meninggal dunia

Jumat, 14 November 2025

image

JAKARTA – Industri perbankan tanah air berduka dengan kabar wafatnya Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB, Yusuf Saadudin, pada Jumat (14/11) dini hari.

Ia meninggal di Rumah Sakit Mayapada Bandung, pada pukul 00.29 WIB pada usia 52 tahun.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Herfinia, mewakili jajaran manajemen dan seluruh insan bank bjb juga menyampaikan ucapan belasungkawa lewat keterangan resmi BJBR pada Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang memberikan kontribusi luar biasa bagi pertumbuhan dan transformasi bank bjb," ujarnya.

Manajemen BJBR menyebutkan bahwa Yusuf Saadudin telah menjadi figur sentral dalam masa jabatannya yang singkat, dengan mendorong penguatan struktur permodalan, modernisasi layanan digital, serta peningkatan nilai perusahaan.

Meski baru diangkat sebagai Direktur Utama dalam RUPST pada 16 April 2025, Yusuf merupakan sosok yang lama berkarier di lingkungan Bank BJB. 

Kariernya di BJB dimulai dari posisi Pemimpin Divisi KPR & KKB pada 2019–2021, kemudian Pemimpin Divisi Kredit Konsumer pada 2021 hingga Juli 2024.

Pada 2024, ia naik menjadi Direktur Konsumer dan Ritel, sebelum akhirnya dipercaya memimpin bank daerah tersebut, dengan menempati posisi sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama sejak 11 Maret 2025, menggantikan Yuddy Renaldi yang mengundurkan diri.

Lahir di Bandung pada 1973, Yusuf menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Padjadjaran pada 1999. Ia melanjutkan studi Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis di kampus yang sama dan lulus pada 2015. (DH/ZH)