Obligasi Korea Selatan tarik minat investor global

Selasa, 26 Mei 2026

image

SEOUL - Pasar obligasi Korea Selatan dinilai terlalu agresif memperkirakan kenaikan suku bunga bank sentral, sehingga membuka peluang beli pada obligasi jangka pendek, menurut NH Amundi Asset Management Co.

Direktur Eksekutif NH Amundi, Han Sooil, mengatakan obligasi pemerintah tenor satu hingga dua tahun saat ini tergolong murah.

Dalam wawancara dengan Bloomberg News pada Jumat, ia menilai pasar swap secara tidak realistis memperhitungkan beberapa kali kenaikan suku bunga masing-masing 25 basis poin hingga paruh pertama 2027.

“Jarang sekali pasar sudah memperkirakan empat hingga lima kali kenaikan suku bunga bahkan sebelum siklus kenaikan benar-benar dimulai,” ujar Han.

Seperti dikutip Bloomberg, risiko inflasi jangka pendek meningkat akibat kenaikan harga energi yang dipicu konflik Amerika Serikat dan Iran. 

Kondisi itu memperkuat ekspektasi sikap hawkish dari Bank of Korea pada rapat pekan ini, meski survei Bloomberg menunjukkan suku bunga diperkirakan tetap ditahan.

Meski demikian, Han memperkirakan harga minyak akan bergerak di kisaran US$70-US$90 per barel, dengan kecenderungan menuju US$70 jika konflik AS-Iran dapat segera mereda. 

Ia juga menilai booming semikonduktor global yang menopang pertumbuhan ekonomi Korea kemungkinan mencapai puncaknya pada akhir tahun ini.

Menurut Han, pelaku pasar bisa mulai menyesuaikan ekspektasi setelah Bank of Korea melakukan kenaikan suku bunga pertama pada Juli mendatang. 

Sementara itu, harga minyak Brent diperdagangkan di sekitar US$96 per barel pada Senin.

Menjelang rapat kebijakan Kamis nanti, Han mengatakan perhatian utama pasar akan tertuju pada proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Korea Selatan untuk 2027 guna menilai keberlanjutan reli saham chip AI, bukan pada prospek jangka pendek tahun ini. 

Ia memperkirakan bank sentral mematok pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 1,9% serta hanya menaikkan suku bunga sekali pada Juli sebelum kembali menahan kebijakan dalam waktu lama. (DK)