Permintaan EV naik, BYD kirim hampir 5.000 mobil ke Australia

Selasa, 26 Mei 2026

image

TIONGKOK - BYD mengirim hampir 5.000 mobil listrik dan hybrid ke Australia menggunakan kapal pengangkut miliknya sendiri seiring lonjakan permintaan kendaraan energi baru di negara tersebut.

Seperti dikutip TCD, Produsen otomotif asal China itu mengumumkan kapal BYD Zhengzhou resmi berlayar dari Shanghai membawa 4.810 kendaraan menuju Australia. 

Kapal dijadwalkan tiba di Melbourne awal Juni sebelum melanjutkan perjalanan ke Sydney dan Brisbane.

Pengiriman ini menjadi yang pertama bagi industri kendaraan listrik Australia, di mana kapal roll-on/roll-off milik BYD secara langsung mengirim kendaraan ke pasar lokal. 

Zhengzhou merupakan satu dari delapan kapal khusus dalam armada BYD yang dirancang untuk mempercepat distribusi kendaraan sesuai permintaan pasar.

Lebih dari 2.000 unit dalam pengiriman tersebut terdiri dari mobil listrik keluarga Sealion 7 dan SUV listrik Atto 2. 

BYD juga mengirim model premium Denza, termasuk SUV off-road B5 dan MPV D9.

Langkah ini menyusul rencana BYD untuk mengirim tambahan 30.000 kendaraan energi baru ke Australia dalam beberapa bulan mendatang. 

Perusahaan juga baru mencatatkan pengiriman 50.000 mobil hybrid dan listrik di Australia, melampaui Tesla sebagai merek kendaraan listrik terlaris di negara itu pada 2026.

Meningkatnya pasokan kendaraan listrik diperkirakan memperpendek waktu tunggu konsumen, memperluas pilihan model, serta meningkatkan persaingan harga di tengah tingginya biaya bahan bakar.

BYD terus memperluas ekspansinya dengan memanfaatkan jaringan kapal milik sendiri guna memenuhi permintaan kendaraan listrik berbiaya lebih terjangkau.

Chief Operating Officer BYD Australia Stephen Collins mengatakan perusahaan mampu merespons kebutuhan pelanggan dengan cepat dan agresif seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik dan hybrid. (DK)