ETF bitcoin mulai ditinggal, investor serbu token HYPE dan XRP

Selasa, 26 Mei 2026

image

NEW YORK - Arus dana kripto mulai terpecah, dengan investor menarik dana dari ETF bitcoin dan ether sambil beralih ke token alternatif seperti hype (HYPE) milik Hyperliquid dan XRP.

ETF bitcoin mencatat arus keluar lebih dari US$1 miliar pekan lalu, memperpanjang aksi jual institusional, sementara dana ether kehilangan US$215 juta, menurut data SoSoValue.

Seperti dikutip CoinDesk, kondisi ini menandakan minat investor terhadap eksposur kripto berkapitalisasi besar mulai mendingin.

Namun, arus keluar tersebut tidak terjadi merata. Produk spot yang berinvestasi pada token hype milik Hyperliquid dari Bitwise dan 21Shares justru menarik dana gabungan sebesar US$72,38 juta.

 Sementara itu, ETF XRP dan solana masing-masing mencatat arus masuk sebesar US$22 juta dan US$15,6 juta.

“Kapital tidak benar-benar keluar dari pasar kripto. Dana hanya berputar menuju narasi baru dan menjauhi aset besar yang sudah terlalu padat,” kata Head of Research BRN Timothy Misir.

Minat tinggi terhadap ETF hype yang baru meluncur sepekan lalu juga sejalan dengan reli tajam harga token tersebut serta aktivitas jaringan yang terus meningkat.

Dalam 10 hari terakhir, harga hype melonjak dari US$38 menjadi US$63 dan sudah naik 59% sepanjang bulan ini, jauh melampaui kenaikan bitcoin yang hanya sekitar 1%.

Platform desentralisasi Hyperliquid juga mencatat pendapatan biaya transaksi sebesar US$13,2 juta dalam tujuh hari terakhir, menjadikannya salah satu jaringan dengan pendapatan terbesar di industri kripto.

Pendapatan diperkirakan meningkat setelah Hyperliquid menjalin kerja sama dengan Coinbase dan Circle untuk mengintegrasikan stablecoin USDC sebagai aset kuotasi.

Sejumlah analis menilai Hyperliquid mulai muncul sebagai penantang platform perdagangan tradisional dan pasar prediksi.

Sejak perang Iran pecah pada akhir Februari, pasar HIP-3 Hyperliquid secara konsisten mencatat volume perdagangan jutaan dolar untuk kontrak perpetual berbasis aset dunia nyata seperti minyak, emas, dan indeks saham AS.

Firma riset Artemis menyebut metrik fundamental Hyperliquid terus menguat, dengan open interest pasar perpetual aset dunia nyata HIP-3 mencapai rekor mingguan baru sebesar US$2,6 miliar.

Artemis menilai pasar perpetual saham, pasar pra-IPO, dan prediction market masih berada pada tahap awal pertumbuhan dan Hyperliquid berada di posisi strategis untuk memanfaatkan momentum tersebut. (DK)