Genjot proyek tol, CMNP incar pendapatan Rp4,18 triliun pada 2026

Rabu, 03 Desember 2025

image

JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menetapkan target pendapatan Rp4,18 triliun pada 2026.

Target itu akan didukung dengan pembangunan jalan tol yang terus berlangsung, kenaikan trafik kendaraan, serta penguatan struktur keuangan perusahaan.

Direktur Keuangan CMNP, Hasyim, memaparkan bahwa pendapatan perseroan hingga akhir tahun ini diproyeksi mencapai Rp3,395 triliun, naik dari meningkat dari Rp2,9 triliun pada 2024.

“Selain itu, di tahun 2025 Waran Seri I telah selesai dilakukan exercise sehingga meningkatkan ekuitas dan memperkuat struktur permodalan perseroan,” ujarnya dalam paparan publik, Selasa (2/12).

Di sisi proyek, CMNP terus menyelesaikan sejumlah ruas tol strategis.

Direktur Operasional CMNP, Djoko Sapto M. Mulyo, menyampaikan progres Tol Harbour Road II telah mencapai 32,8% per November 2025 dan ditargetkan menjadi 36,25% pada 2026, dengan akumulasi proyek mencapai 70,27%.

Sementara itu, Tol Depok–Antasari Seksi 3 ditargetkan beroperasi pada 2027, disusul Seksi 4 yang memulai konstruksi di tahun yang sama dan target mulai beroperasi pada 2028.

Selain itu, kata Djoko, pembangunan rest area di Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan juga terus berjalan dan telah mencapai 41,22%.

Fasilitas tersebut ditargetkan beroperasi saat Lebaran 2026, lengkap dengan layanan bagi penyandang disabilitas dan kendaraan listrik. Untuk mempercepat penyelesaian proyek, CMNP menyiapkan capex Rp6,1 triliun pada 2026, lebih tinggi dari alokasi Rp3,21 triliun pada 2025.

Anggaran yang mengandalkan kas internal dan aksi korporasi itu, akan disalurkan untuk pengerjaan Harbour Road II, pembangunan Seksi 3 dan 4 Tol Antasari–Depok–Salabenda, pembayaran utang kontraktor proyek Cisumdawu, hingga rest area Cisumdawu.

“Dengan pengelolaan keuangan dan progres konstruksi yang baik, CMNP optimistis dapat meningkatkan kinerja keuangan dan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan infrastruktur jalan tol di Indonesia,” tegas Hasyim. (DH/KR)