Grab tambah 64 juta saham SUPA, pegang 16,14%

Kamis, 28 Mei 2026

image

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/5), menampilkan pembelian 64,02 juta saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) yang dilakukan oleh A5-DB Holdings Pte. Ltd. 

Investor asing ini merupakan badan investasi berbasis di Singapura yang merupakan perpanjangan tangan Grab. Setelah membeli saham-saham tersebut lewat PT Mandiri Sekuritas, Grab kini memegang sekitar 16,14% saham SUPA. 

Selanjutnya, PT Samuel Sekuritas Indonesia memfasilitasi pembelian 195,34 juta saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) yang dilakukannya sendiri. Saham investor ini pun naik menjadi 15,31%.

PT Henan Putihrai Asset Management juga masih menambah koleksi saham emiten real estate PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), kali ini sebanyak 500 ribu lembar. Kepemilikannya naik tipis menjadi 11,97% lewat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Investor perorangan Dimas Wibowo masuk menjadi investor baru di emiten peternakan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF). Ia pun memegang 5,05% saham setelah memborong 409,92 juta BEEF lewat PT BNI Sekuritas.

Malalui PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, investor PT Bakrie Capital Indonesia menambah 212,86 juta saham di emiten infrastruktur energi PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI). Sahamnya tampak naik menjadi 7,06%

Ferry Sudjono belum selesai mengumpulkan saham jaringan kafe PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE). Kali ini, ia membeli 8,04 juta FORE lewat PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT CGS International Indonesia, dengan total saham di angka 5,23%.

Aksi buyback masih dipantau dari emiten alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR). Rutin membeli saham lewat PT Bank Rakyat Indonesia, total saham treasurinya telah mencapai 5,75%.

Kabar selanjutnya datang dari emiten real estate PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). PT Inti Anugerah Pratama melepas 3,02 miliar lembar saham LPKR, sehingga kepemilikannya turun dari 23,14% menjadi 18,88%. Saham-saham tersebut langsung diborong oleh Primero Enterprise Limited, investor asing asal Malaysia, yang langsung memegang 5,08% saham. Kedua transaksi tersebut dilakukan melalui PT Ciptadana Sekuritas Asia. 

Terakhir, PT Global Mediacom Tbk menjual 42 juta saham emiten media PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) lewat PT MNC Sekuritas. Porsi sahamnya turun tipis menjadi 39,18%. (KD)

 

Ingin melihat dengan mudah daftar pemegang saham emiten di atas 1%? Klik di sini.