Jadi saham gocap, MSCI ancam hapus GOTO dari indeks global

Kamis, 28 Mei 2026

image

JAKARTA – Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan perlakuan khusus untuk saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), akibat rendahnya likuiditas perdagangan saham.

Dalam pengumuman yang disampaikan pada Selasa (26/5) malam waktu London, MSCI menyebut akan membekukan setiap perubahan jumlah saham (Number Of Shares/NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), faktor pembatas, serta penambahan dan penghapusan saham GOTO dalam indeks MSCI.

“Sebagai bagian dari Review Indeks Mei 2026,” tulis pengelola indeks global tersebut, dengan menekankan perlakukan ini ditujukan untuk MSCI Global Investable Market Indexes dan sejumlah indeks tematik.

Meskipun demikian, MSCI akan kembali meninjau likuiditas saham dari sektor teknologi ini sesuai metodologi Global Investable Market Indexes (GIMI) untuk review periode Agustus 2026.

Selain itu MSCI juga akan menghapus saham GOTO, “apabila gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang berlaku pada saat itu.”

Keputusan ini berlaku efektif mulai 1 Juni 2026.

Berdasarkan data MSCI, bobot saham GOTO di MSCI sekitar 2,94% terhadap seluruh saham konstituen dari Indonesia, per 2 Maret 2026.

Menurut data IDNFinancials.com, harga saham GOTO mulai menyentuh Rp50 per lembar pada 5 Mei 2026 dan tidak berubah hingga perdagangan Selasa (26/5).

Hal ini membuat GOTO kembali menyandang status sebagai saham gocap, istilah di pasar saham yang dipakai untuk saham-saham yang diperdagangkan di harga Rp50 per lembar. (KR)