Arab Saudi, UEA, India dan Kanada juga jual US Treasury miliaran dolar
Kamis, 28 Mei 2026
TIONGKOK - Sejumlah negara besar melepas kepemilikan obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) senilai miliaran dolar pada Maret 2026, menurut data terbaru Treasury International Capital (TIC) System.
Seperti dikutip TheStreet, Jepang dan China menjadi penjual terbesar dengan masing-masing melepas US Treasury senilai US$47,7 miliar dan US$41 miliar.
Penjualan juga dilakukan oleh Luxembourg sebesar US$13,7 miliar, Taiwan US$12,7 miliar, Arab Saudi US$10,8 miliar, India US$7,6 miliar, Kanada US$6,9 miliar, serta Uni Emirat Arab US$5,8 miliar.
Di sisi lain, beberapa negara justru menambah kepemilikan obligasi AS, termasuk Inggris sebesar US$29,6 miliar, Kepulauan Cayman US$16,4 miliar, dan Jerman US$3,7 miliar.
Secara keseluruhan, pasar US Treasury mencatat aksi jual bersih sebesar US$138,4 miliar sepanjang Maret 2026.
Gelombang pelepasan obligasi ini terjadi di tengah pelemahan dolar AS dalam beberapa tahun terakhir. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, sempat mencapai level 113 pada Oktober 2022.
Namun sejak itu indeks terus melemah dan kini berada di sekitar level 99, mencerminkan tekanan terhadap mata uang AS di pasar global. (DK)