Laba bersih RAJA turun 8,76% menjadi US$17,7 juta
Rabu, 03 Desember 2025

JAKARTA - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat laba bersih sebesar US$17,7 juta atau sekitar Rp294 miliar (berdasarkan Kurs JISDOR Rp16.632 per dolar AS) periode Januari-September 2025. Capaian ini menurun 8,76% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$19,4 juta.
Berdasarkan laporan keuangan, Rabu (3/12), meskipun laba bersih turun, namun emiten migas yang terkait dengan taipan Happy Hapsoro membukukan kenaikan pendapatan bersih sekitar 3% menjadi US$196 juta pada kuartal III 2025 dari sebelumnya US$189,7 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.
Faktor penyumbang terbesar kenaikan pendapatan berasal dari segmen penjualan gas dengan nilai US$106,4 juta atau 54% dari total pendapatan.
Beban pokok pendapatan meningkat tipis 1,1% menjadi US$139,7 juta, sehingga laba kotor RAJA naik 9,3% menjadi US$56,2 juta. Namun, beban operasional membengkak menjadi US$16 juta. Perusahaan juga menghadapi rugi selisih kurs sebesar US$2,2 juta, meski tertolong oleh pendapatan lain-lain sebesar US$4,1 juta.
Dari sisi neraca, RAJA menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dengan kas dan setara kas mencapai US$95 juta, melonjak dua kali lipat dari posisi akhir 2024 yang sebesar USD44,3 juta.
Kenaikan kas ini turut mendorong total aset tumbuh 35% menjadi US$446 juta. Sementara itu, liabilitas naik 15% menjadi US$67,4 juta dan ekuitas meningkat 40% menjadi US$141,6 juta.
Pada arus kas, Perseroan mencatat arus kas dari aktivitas operasional sebesar US$30,7 juta, lebih rendah dibandingkan posisi akhir 2024 yang tercatat US$39,2 juta. (DK)