Tiga emiten tebar dividen dengan yield 8% lebih, cum date pekan depan

Jumat, 29 Mei 2026

image

JAKARTA – Memasuki musim dividen, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan cum date dividen lebih dari 30 emiten pada pekan depan (2-5/6). Di antaranya, terdapat tiga emiten yang mengumumkan dividen dengan imbal hasil (yield) di atas 8%.

Tiga emiten tersebut adalah:

  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
  • PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA)
  • PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA)

Meski industri semen sedang menghadapi tantangan, INTP justru membukukan laba bersih melesat 12% secara tahunan pada tahun buku 2025, dan membagikan 68,3% laba tersebut untuk dividen.

Perseroan mengumumkan dividen sebesar 468 per lembar atau Rp1,5 triliun—naik 80,7%. Dengan harga saham yang turun sekitar 11% dalam setahun ke level Rp4.990 per lembar pada akhir perdagangan sesi I, Jumat (29/5), indikasi imbal hasil dividen pun meroket menjadi 9,4%.

NRCA, emiten jasa konstruksi di bawah PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), juga membukukan laba bersih meroket 115,1% di tahun 2025, sehingga dividen pun melonjak 81,8% menjadi Rp40 per lembar.

Bahkan dengan kenaikan harga saham hingga 45,3% dalam setahun ke level Rp500, NRCA memiliki indikasi dividend yield mencapai 8%.

MAHA, di sisi lain, justru membukukan penurunan laba bersih sekitar 18,3%. Namun, Perseroan tetap konsisten membagikan dividen Rp12 per lembar—stabil dari sejak debutnya di pasar modal pada 2023.

Namun, dengan penurunan harga saham mencapai sekitar 12,43% ke level Rp148, potensi dividend yield MAHA tahun buku 2025 mencapai 8,1%.

Selain ketiga emiten di atas, IDNFinancials mencatat sekitar tiga emiten lain yang memiliki potensi dividend yield di atas 6%, dengan cum date yang akan jatuh pekan depan.

Berikut adalah enam emiten tersebut, berdasarkan besar potensi imbal hasil dividen tahun buku 2025:

Emiten

Dividen

Yield*

Cum date

INTP

Rp468

9,4%

3 Juni 2026

MAHA

Rp12

8,1%

4 Juni 2026

NRCA

Rp40

8%

4 Juni 2026

STAA

Rp75

7,4%

2 Juni 2026

PGAS

Rp125,61

6,6%

4 Juni 2026

GJTL

Rp80

6,6%

4 Juni 2026

*Berdasarkan harga penutupan sesi I, Jumat (29/5)

(ZH)