Metland bagi dividen Rp74,25 miliar, siap luncurkan hotel di Tomohon
Jumat, 29 Mei 2026
JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), emiten properti pengelola kawasan perumahan Metland, mengalokasikan sekitar 18% laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen – atau Rp74,25 miliar, setara dengan Rp9,7 per lembar.
Keputusan ini dibuat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) MTLA yang digelar Selasa (26/5).
Nilai tersebut menyusut 13,8% dari Rp11,25 per lembar yang dibagikan Perseroan sebagai dividen tahun buku 2024, sejalan dengan penurunan laba bersih MTLA hingga 12% secara tahunan pada 2025 lalu.
Rapat pemegang saham juga menyetujui alokasi Rp1 miliar dari laba bersih 2025 sebagai dana cadangan, sedangkan sisanya disimpan sebagai laba ditahan guna pengembangan usaha.
MTLA diketahui tengah berekspansi di lini bisnis hotel dengan proyek Metland Marron Hotel di Tomohon, Sulawesi Utara, yang diproyeksikan siap beroperasi di paruh kedua 2026.
Sepanjang kuartal I 2026, MTLA telah melakukan topping off Metland Smara Hotel Bekasi pada Januari, serta memulai operasi G’AVEnue, yaitu area semi-outdoor terbaru di Grand Metropolitan Bekasi, pada 13 Februari 2026.
Di segi proyek residensial, Perseroan melanjutkan pengembangan dan pemasaran cluster Neora di Metland Menteng, cluster Kertanata di Metland Kertajati dan cluster Brassia Garden di Metland Cikarang.
MTLA memasang target marketing sales, yang terdiri dari prapenjualan serta recurring revenue, sebesar Rp2 triliun tahun ini.
“Hingga April 2026, Perseroan membukukan marketing sales sebesar Rp677 miliar, dengan kontribusi sekitar 73% berasal dari pre sales dan sekitar 27% dari recurring revenue,” tutup Anhar Sudradjat, Presiden Direktur MTLA. (ZH)