Harga saham turun 10,1% sebulan, ERAA siap buyback Rp100 miliar
Sabtu, 30 Mei 2026
JAKARTA – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback sahamdengan alokasi dana maksimal Rp100 miliar, dalam menghadapi fluktuasi di pasar saham.
Head of Legal & Corporate Secretary ERAA, Amelia Allen, mengatakan buyback akan berlangsung secara bertahap selama tiga bulan mulai 2 Juni hingga 2 September 2026.
Amelia menyebut jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal 797,5 juta lembar atau setara 5% dari modal disetor. Adapun dana yang digunakan untuk aksi korporasi ini berasal dari kas internal perusahan.
“Perseroan meyakini bahwa pembelian kembali saham tidak mempengaruhi kondisi keuangan perseroan,” jelas Amelia, dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (29/5).
Selain itu, kata Amelia, aksi korporasi ini diyakini tidak berdampak negatif dan material terhadap kegiatan usaha berkat modal dan arus kas perseroan yang memadai.
Berdasarkan proforma keuangan per 31 Desember 2025, aset ERAA diperkirakan turun menjadi Rp28,76 triliun setelah pelaksanaan buyback. Namun total ekuitas diproyeksi naik menjadi Rp10,08 triliun.
Harga saham ERAA ditutup di level Rp374 per lembar pada perdagangan Jumat (29/5), turun sekitar 10,1% dalam sebulan terakhir. (KR)