Peter Thiel jual semua saham Nvidia, beli Microsoft dan Apple.
Rabu, 03 Desember 2025
JAKARTA - Miliarder Peter Thiel melepas seluruh kepemilikan di NVIDIA Corp. dan memindahkan dananya ke saham Microsoft dan Apple.
Dikutip wallst.com (03/12), langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar mengenai potensi bubble AI dan persaingan ketat di industri chip.
Nvidia, yang selama lima tahun terakhir mencatat pendapatan impresif dan menjadi produsen chip terbesar dunia, menghadapi kompetisi dari penyedia chip kustom yang kini diminati para hyperscaler meski harganya lebih mahal.
Thiel memangkas posisi sebesar 40,07% sebelum Nvidia merilis laporan pendapatan kuartal ketiga.
Sebagian analis menilai Nvidia tetap mampu mempertahankan pangsa pasar, sementara lainnya menilai reli besar perusahaan sulit terulang. Kekhawatiran investor Wall Street terhadap “AI bubble” juga ikut menekan minat terhadap saham-saham AI, yang dibandingkan dengan era dotcom.
Di sisi lain, Thiel meningkatkan eksposurnya pada Microsoft, membeli 49.000 saham yang kini mencakup 34,09% portofolionya. Microsoft terus memperluas integrasi AI pada produknya dan mencatat kinerja kuartalan solid, termasuk pendapatan US$77,7 miliar dan pertumbuhan Azure sebesar 40%.
Dengan rencana menggandakan pusat data, perusahaan memproyeksikan permintaan kuat terlihat dari commercial remaining performance obligation yang melonjak 51% menjadi US$392 miliar.
Thiel juga menambah 79.181 lembar saham Apple, menjadikan porsi investasinya 27,08%. Apple mencatat rekor pendapatan US$102,5 miliar pada kuartal keempat dan all-time high pada segmen layanan. Permintaan kuat untuk iPhone 17 membuat perusahaan optimistis terhadap pertumbuhan pendapatan dua digit, dengan CEO Tim Cook menyebut kuartal Desember sebagai yang “terbaik dalam sejarah perusahaan”.
Microsoft dan Apple masing-masing telah naik lebih dari 16% pada 2025, sementara Thiel menilai prospek keduanya lebih menjanjikan di tengah derasnya investasi dan monetisasi teknologi AI.(DH)