Strategy batal jual bitcoin di Coinbase, ada apa?

Senin, 01 Juni 2026

image

JAKARTA – Kekhawatiran pasar bahwa Strategy (sebelumnya MicroStrategy) akan mulai menjual cadangan bitcoin-nya mereda setelah perusahaan tersebut menarik kembali 411,5 bitcoin (BTC) dari Coinbase Prime hanya beberapa jam setelah melakukan setoran ke bursa kripto tersebut.

Seperti dikutip dari Be (in) Crypto pada hari Sabtu (30/5), sebelumnya, data blockchain menunjukkan adanya transfer bitcoin milik Strategy ke Coinbase Prime.

Langkah tersebut memicu spekulasi bahwa perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor tengah mempersiapkan penjualan bitcoin pertamanya dalam beberapa tahun terakhir.

Transfer awal tersebut menjadi sorotan karena merupakan perpindahan langsung ke bursa pertama yang dilakukan Strategy dalam hampir dua tahun terakhir.

Transaksi itu terbagi dalam dua pengiriman utama masing-masing sekitar 205 BTC, disertai sejumlah aktivitas dari dompet lain yang terkait.

Sentimen pasar semakin sensitif setelah Saylor sebelumnya mengisyaratkan bahwa perusahaan berpotensi menjual sebagian kepemilikan bitcoin sebelum akhir tahun guna memenuhi kebutuhan modal dan pembayaran dividen.

Pernyataan tersebut mendorong pasar prediksi memperkirakan peluang Strategy menjual bitcoin pada 2026 meningkat tajam.

Bahkan, probabilitas di platform prediksi sempat melampaui 90% setelah transfer ke Coinbase terdeteksi.

Namun, penarikan kembali bitcoin dari Coinbase Prime meredakan kekhawatiran tersebut. Meski demikian, ekspektasi pasar terkait kemungkinan penjualan aset masih berada di level yang relatif tinggi.

Saat ini, Strategy tercatat masih memiliki sekitar 843.738 BTC dengan nilai pasar lebih dari US$62 miliar.

Perusahaan juga belum melakukan pembelian bitcoin baru sejak 18 Mei 2026, menandai jeda terpanjang dalam pola akumulasi mingguan yang selama ini menjadi ciri khas perusahaan.

Di sisi lain, perusahaan investasi aset digital milik analis pasar Tom Lee, yakni BitMine Immersion Technologies, justru memperbesar eksposurnya terhadap Ethereum.

BitMine membeli tambahan 25.000 Ethereum (ETH) senilai sekitar US$50,6 juta ketika harga ETH berada di bawah level US$2.100 per koin.

Akuisisi tersebut memperkuat salah satu program akumulasi Ethereum korporasi terbesar di pasar saat ini.

Secara total, BitMine kini menguasai sekitar 5,39 juta ETH atau setara dengan sekitar 4,47% dari total pasokan Ethereum yang beredar.

Angka tersebut mendekati target Tom Lee untuk menguasai 5% pasokan Ethereum pada tahun ini.

Sebagian besar kepemilikan Ethereum tersebut juga telah di-staking melalui jaringan validator perusahaan, yang diperkirakan menghasilkan imbal hasil tahunan sekitar US$276 juta.

Tom Lee memandang pelemahan harga Ethereum dalam beberapa bulan terakhir sebagai peluang akumulasi.

Ia menilai prospek pertumbuhan tokenisasi aset dunia nyata (real-world asset tokenization) serta meningkatnya kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi katalis positif bagi Ethereum dalam jangka panjang.

Meski demikian, pasar Ethereum masih menghadapi tekanan jual dari sejumlah pemegang lama.

alam sepekan terakhir, salah satu dompet lama tercatat menjual Ethereum senilai sekitar US$112 juta, menunjukkan bahwa sebagian investor masih memilih merealisasikan keuntungan di tengah volatilitas pasar kripto. (BS)