Investor jual ETF bitcoin Blackrock meski tanggung biaya US$29,5 juta
Senin, 01 Juni 2026
JAKARTA - Transaksi jumbo senilai US$1,26 miliar pada ETF bitcoin milik Blackrock memicu spekulasi tentang keluarnya investor besar dari pasar kripto di tengah berlanjutnya arus dana keluar dari produk ETF bitcoin spot di Amerika Serikat.
Seperti dikutip CoinDesk, perusahaan investasi kripto NYDIG menilai transaksi tersebut kemungkinan besar merupakan aksi pelepasan posisi oleh investor institusi yang mengutamakan kecepatan eksekusi dibandingkan harga terbaik.
Pada 26 Mei, sebanyak 29,21 juta saham iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik Blackrock berpindah tangan melalui transaksi di luar bursa dengan nilai mencapai US$1,26 miliar. Saham dijual pada harga US$43,16 per unit, atau 2,3% di bawah harga pasar saat itu yang berada di level US$44,17. Diskon tersebut setara dengan biaya eksekusi sekitar US$29,5 juta.
Menurut NYDIG, besarnya potongan harga menunjukkan penjual ingin segera keluar dari posisinya.
Temuan ini sekaligus membantah dugaan bahwa transaksi tersebut terkait dengan pembubaran strategi basis trade yang umum digunakan hedge fund untuk memanfaatkan selisih harga antara pasar spot dan kontrak berjangka bitcoin.
Analisis NYDIG menunjukkan tidak ada aktivitas signifikan di pasar kontrak berjangka bitcoin CME yang biasanya menyertai penutupan posisi basis trade dalam ukuran besar.
Posisi IBIT yang dijual setara dengan sekitar 3.700 kontrak futures bitcoin CME. Namun, hanya 91 kontrak yang tercatat diperdagangkan pada saat transaksi berlangsung.
“Besarnya transaksi, diskon eksekusi sebesar 2,3%, tidak adanya aktivitas futures CME yang terkait, dan terbatasnya jumlah penjual potensial secara kolektif memberatkan pandangan bahwa transaksi tersebut merupakan pelepasan basis trade secara bersamaan,” tulis Kepala Riset Global NYDIG, Greg Cipolaro.
Transaksi tersebut terjadi ketika sentimen terhadap aset kripto masih tertekan. Data SoSoValue menunjukkan ETF bitcoin spot AS mencatat arus keluar dana bersih secara beruntun sepanjang periode 15-29 Mei.
Akibatnya, total aset kelolaan ETF bitcoin spot menyusut dari US$107,75 miliar menjadi US$94,17 miliar hanya dalam waktu dua pekan.
Tekanan juga terlihat pada harga bitcoin yang turun sekitar 16% sepanjang tahun ini. Sebaliknya, pasar saham dan komoditas mencatat penguatan seiring perpindahan dana investor ke aset yang dinilai lebih menarik.(DH)