Jaksa AS seret 30 orang dalam skema insider trading
Selasa, 02 Juni 2026
JAKARTA - Sebanyak 15 orang, termasuk seorang pengacara yang pernah bekerja di sejumlah firma hukum besar Amerika Serikat, menyatakan tidak bersalah atas dakwaan keterlibatan dalam skema insider trading yang berlangsung selama satu dekade dan terkait hampir 30 transaksi merger perusahaan.
Seperti dikutip Reuters, salah satu terdakwa, Nicolo Nourafchan, yang pernah berkarier di Sidley Austin, Latham & Watkins, dan Goodwin Procter, hadir di Pengadilan Federal Boston pada Senin untuk menghadapi dakwaan penipuan sekuritas dan sejumlah pelanggaran lainnya.
Otoritas AS telah mendakwa total 30 orang dalam kasus tersebut. Jaksa menuduh skema yang menghasilkan keuntungan puluhan juta dolar itu dikendalikan oleh Nourafchan bersama pengacara cedera pribadi Robert Yadgarov.
Yadgarov juga mengajukan pembelaan tidak bersalah, bersama Lorenzo Nourafchan, saudara Nicolo sekaligus pendiri perusahaan fractional CFO dan akuntansi.
Lorenzo diketahui membiayai jasa hukum Nicolo, sebuah pengaturan yang menurut hakim berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
"Anda mungkin memiliki minat yang berbeda seiring berjalannya waktu," kata Hakim Magistrat AS Judith Dein.
Pengacara Nicolo Nourafchan, Martin Weinberg, menegaskan kliennya membantah seluruh tuduhan yang diajukan.menyatakan bahwa dia tidak bersalah atas setiap tuduhan pada sidang perdananya hari ini.
"Dan kami bermaksud untuk melakukan pembelaan yang gigih dan meyakinkan," kata Weinberg dalam pernyataannya.
Menurut dokumen penegak hukum, skema tersebut bermula pada 2014, tidak lama setelah Nourafchan lulus dari Yale Law School dan bergabung dengan Sidley Austin.
Jaksa menuduh Nourafchan membocorkan informasi rahasia terkait transaksi korporasi yang belum diumumkan kepada Yadgarov dan pihak lain. Sebagai imbalannya, ia menerima bagian keuntungan dari transaksi saham yang dilakukan berdasarkan informasi tersebut.
Penyidik juga menuduh keduanya merekrut sejumlah pengacara lain untuk memasok informasi internal, termasuk pengacara yang bekerja di Wachtell, Lipton, Rosen & Katz serta firma hukum Weil, Gotshal & Manges dan Willkie Farr & Gallagher.
Salah satu pengacara yang disebut dalam dakwaan, Gabriel Gershowitz, diam-diam mengaku bersalah tahun lalu dan kini bekerja sama dengan penyidik. Pengakuan bersalah delapan terdakwa lainnya yang dibuat sejak 2024 juga dibuka ke publik ketika kasus ini diumumkan pada 6 Mei.
Surat dakwaan menyebut para terdakwa kerap menggunakan kode saat membahas informasi merger. Beberapa transaksi disebut dengan istilah seperti "flight to Israel" dan "rabbi".
Di antara terdakwa terdapat Joseph Suskind, warga Florida yang bergerak di bidang penyesuaian klaim asuransi.
Ia didakwa melakukan transaksi saham pada 2022 berdasarkan informasi mengenai akuisisi SailPoint oleh Thoma Bravo dan rencana pembelian iRobot oleh Amazon.com yang kemudian batal terlaksana.
Pengacaranya, Michael Kendall, menegaskan Suskind tidak bersalah. “Bukti lebih penting daripada siaran pers,” kata Kendall kepada wartawan usai sidang. "Kami menantikan persidangannya."(DH)