BATR ekspansi 7 lini usaha, masuk bisnis limbah hingga tambang
Selasa, 02 Juni 2026
JAKARTA – PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) berencana menambah 7 kegiatan usaha baru, mulai dari pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) hingga konstruksi bangunan sipil pertambangan.
Rencana itu disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Mei 2026.
Menurut data IDNFinancials.com, BATR selama ini dikenal sebagai produsen material refraktori yang digunakan pada berbagai sektor industri, termasuk semen, logam, energi, dan pertambangan.
Tujuh kegiatan usaha baru yang disampaikan meliputi pengolahan dan pembuangan limbah B3, penyediaan tenaga kerja waktu tertentu, pembangunan jaringan listrik, industri oven dan tungku pembakar, konstruksi gedung industri, konstruksi bangunan sipil pertambangan, serta aktivitas perusahaan induk.
Direktur BATR, Aswin Asmantono, mengatakan penambahan kegiatan usaha tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan.
“Langkah ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen perseroan dalam mewujudkan misinya secara konsisten, sekaligus memperluas sektor usaha untuk keberlanjutan jangka panjang,” jelas Aswin.
Dalam hasil studi kelayakan, kantor jasa penilai yang ditunjuk menyatakan ekspansi usaha ini layak dijalankan dari sisi pasar, teknis, operasional, hukum, dan keuangan perusahaan.
Penilai juga mencatat sebagian besar kegiatan usaha baru tidak membutuhkan investasi aset tetap yang jumlahnya signifikan.
Selain itu, sejumlah kegiatan usaha baru tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan kegiatan operasional yang telah dijalankan perseroan saat ini.
Studi kelayakan juga menunjukkan rencana ekspansi BATR memiliki Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp6,84 miliar dan Internal Rate of Return (IRR) 20,59%. Investasi tersebut diperkirakan dapat kembali dalam waktu sekitar 3 tahun 5 bulan. (KR)