Rusia hentikan ekspor bahan bakar jet hingga November
Selasa, 02 Juni 2026
JAKARTA - Pemerintah Rusia melarang ekspor bahan bakar penerbangan (avtur) hingga 30 November 2026 guna menjaga pasokan energi di dalam negeri di tengah berlanjutnya serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia.
Seperti dikutip Reuters, dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin, pemerintah menyebut kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas pasar bahan bakar domestik. "Tujuan dari keputusan ini adalah untuk memastikan stabilitas di pasar bahan bakar domestik," kata pemerintah Rusia.
Rusia selama ini mengekspor avtur terutama melalui jalur kereta api ke sejumlah negara Asia Tengah, termasuk Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Langkah terbaru ini menambah daftar pembatasan ekspor energi yang diterapkan Moskow. Sebelumnya, Rusia telah memberlakukan pembatasan ekspor bensin untuk mengamankan kebutuhan dalam negeri.
Sementara itu, pemerintah belum mengambil langkah serupa terhadap ekspor solar. Namun, kantor berita Interfax pekan lalu melaporkan bahwa otoritas Rusia Tengah mempertimbangkan kebijakan pembatasan untuk komoditas tersebut.
Tekanan terhadap sektor energi Rusia meningkat dalam beberapa bulan terakhir akibat serangan drone Ukraina yang menyasar kilang minyak dan fasilitas energi strategis.
Data Reuters menunjukkan produksi solar Rusia turun sekitar 10% pada Mei setelah sebelumnya juga merosot 10% pada April.
Penurunan tersebut terjadi karena sejumlah kilang terpaksa mengurangi kapasitas atau menghentikan operasi sementara akibat gangguan serangan. Meski produksi menurun, ekspor solar Rusia tercatat masih mengalami kenaikan selama periode yang sama.(DH)