Wisatawan asing padati Indonesia saat rupiah melemah
Selasa, 02 Juni 2026
JAKARTA – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,24 juta pada April 2026 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan peningkatan terjadi di berbagai pintu masuk utama, baik melalui jalur udara, laut maupun darat.
“Secara total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,24 juta atau naik 14,75% secara bulanan dan secara tahunan naik 7,22%,” kata Pudji, dalam keterangan yang disampaikan Selasa (2/6).
Secara kumulatif, BPS mencatat jumlah kunjungan wisman selama Januari-April 2026 mencapai 4,68 juta kunjungan. Angka tersebut meningkat 8,24% secara tahunan.
Pudji mengatakan capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir untuk periode empat bulan pertama.
“Capaian kunjungan wisman Januari-April 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020,” imbuh Pudji.
Berdasarkan kewarganegaraan, pemegang paspor Malaysia mencatat jumlah kunjungan terbanyak, dengan total 207,96 ribu atau setara 16,65% terhadap total kunjungan wisman.
Berikutnya sebanyak 157,96 kunjungan merupakan pemegang paspor dari Australia, 133,99 ribu dari China, dan 111,44 ribu dari Singapura.
Secara bulanan, kunjungan wisman pemegang paspor Malaysia meningkat 11,49% dan Australia naik 20,84%. Sedangkan kunjungan wisman dari China ke Indonesia meningkat 39,65%.
Lonjakan jumlah wisman ke Indonesia pada April 2026 terjadi seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang mencapai 1,8% dalam sebulan.
Pada awal April 2026, rupiah berada di Rp17.041 per dolar AS namun terus melemah jadi Rp17.346 per dolar AS pada akhir bulan. (KR)