Menjelang forum ekonomi Rusia, drone Ukraina serang St. Petersburg
Rabu, 03 Juni 2026
KYIV - Drone Ukraina menyerang sebuah terminal minyak dan pangkalan angkatan laut di St. Petersburg hanya beberapa jam sebelum forum ekonomi unggulan Presiden Vladimir Putin dimulai.
Seperti dikutip Reuters, serangan ini diduga sebagai upaya untuk mempermalukan Kremlin dan menunjukkan kerentanan kota-kota besar Rusia.
Serangan di St. Petersburg, kota kelahiran Putin sekaligus lokasi forum ekonomi tahunan bergaya “Davos” yang dirancang untuk menarik investasi asing, terjadi di tengah meningkatnya intensitas serangan timbal balik antara kedua pihak dalam perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun tanpa tanda-tanda akan segera berakhir.
Gubernur St. Petersburg, Alexander Beglov, mengatakan bahwa “objek infrastruktur” yang tidak disebutkan secara rinci diserang di tiga distrik di kota terbesar kedua Rusia yang berpenduduk lebih dari 5 juta orang.
Sementara itu, Gubernur wilayah Leningrad, Alexander Drozdenko, menyebut pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh 59 drone Ukraina dalam semalam.
“Beberapa fasilitas mengalami kerusakan. Operasi pembersihan sedang berlangsung. Beberapa orang terluka, namun tidak ada korban jiwa,” ujar Beglov dalam pernyataannya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengonfirmasi bahwa drone Ukraina telah menghantam terminal bahan bakar tersebut, serta menyebut bahwa sebuah fasilitas militer di Kronstadt, sebuah pulau dekat kota yang menjadi lokasi sebagian armada Baltik Rusia, juga menjadi target.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan bahwa informasi awal menunjukkan kapal dan infrastruktur di Kronstadt ikut terkena serangan.
Namun, Reuters belum dapat memverifikasi secara independen tingkat kerusakan maupun klaim tersebut.
Video yang belum terverifikasi yang beredar di media sosial memperlihatkan drone Ukraina terbang di atas kota, sementara kebakaran terlihat di area terminal bahan bakar ekspor.
Terdengar pula suara tembakan pertahanan udara saat drone melintas.
Serangan ini diperkirakan akan memicu pertanyaan di dalam Rusia mengenai efektivitas sistem pertahanan udaranya sendiri, meskipun Ukraina juga menghadapi tantangan serupa.
Lokasi forum ekonomi tersebut disebut dijaga ketat, dan tidak ada indikasi drone Ukraina mendekati area acara.
Asap abu-abu tebal terlihat dari pusat kota bersejarah St. Petersburg, dan jurnalis Reuters melaporkan terdengarnya ledakan keras pada Rabu pagi.
Ledakan tersebut juga terdengar oleh ratusan tamu forum yang telah tiba sebelum hari pertama diskusi.
Sejumlah tamu penting tahun ini berasal dari Arab Saudi, termasuk Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman.
Kelompok tamu internasional yang beragam juga hadir, termasuk mantan aktor Hollywood Steven Seagal dan influencer sayap kanan Candace Owens.
Rodney Mims Cook Jr., yang ditunjuk Presiden Donald Trump untuk memimpin Komisi Seni Rupa yang mengawasi pembangunan ballroom Gedung Putih, tercatat sebagai pejabat aktif AS pertama yang menghadiri forum tersebut sejak 2018, menurut Kremlin.
Bandara Pulkovo di kota itu sempat membatasi penerbangan, menurut otoritas penerbangan Rusia. Lebih dari 30 penerbangan dilaporkan tertunda atau dibatalkan oleh media lokal.
Ancaman drone Ukraina sebelumnya juga sempat mengganggu acara besar lain, yaitu parade militer tahunan 9 Mei di Lapangan Merah Moskow untuk memperingati kemenangan Soviet atas Nazi Jerman.
Pada kesempatan itu, Rusia bahkan memilih untuk tidak menampilkan peralatan militer berat, dan Presiden Zelenskiy sebelumnya menyatakan bahwa drone Ukraina tidak akan menyerang parade tersebut. (DK)