MIDI siapkan belanja modal sebesar Rp1,5 triliun pada 2026

Kamis, 04 Juni 2026

image

JAKARTA - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp1,5 triliun pada 2026.Corporate Secretary MIDI, Suantopo Po, mengatakan anggaran tersebut akan digunakan terutama untuk pembukaan gerai baru seiring upaya perseroan memperkuat jaringan ritel modern di berbagai wilayah."Perseroan menargetkan pembukaan gerai sebanyak 200 gerai tahun 2026. Adapun kebutuhan capex-nya sekitar Rp1,5 triliun," ujar Suantopo dalam paparan publik, di Alfa Tower, Tangerang, Kamis (4/6).Rencana ekspansi tersebut melanjutkan tren pertumbuhan jaringan MIDI. Pada kuartal I 2026, jumlah gerai perseroan telah mencapai 2.627 gerai, bertambah 40 gerai dibandingkan posisi akhir 2025 sebanyak 2.587 gerai.Suantopo menambahkan Perseroan sebelumnya menambah 152 gerai secara neto sepanjang 2025, terdiri atas 135 gerai Alfamidi dan 18 gerai Alfamidi Super.

Sepanjang Januari-Maret 2026, MIDI mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp265,57 miliar, melonjak 39,5% secara tahunan dari Rp190,37 miliar pada kuartal I 2025.

Melonjaknya laba bersih, di topang oleh pendapatan neto Perseroan sebesar Rp5,88 triliun pada kuartal I 2026, naik 6,43% secara tahunan dibandingkan Rp5,52 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain untuk penambahan gerai, MIDI juga berencana melanjutkan program pemasangan panel surya pada dua gudang dan 25 gerai selama 2026 sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan perusahaan.

Pada perdagangan saham sesi satu hari ini, hingga pukul 12.52 WIB, harga saham MIDI turun 1,39% ke level Rp284 per lembar.

Dalam sebulan terakhir saja, saham MIDI anjlok 19,77% dan sejak awal 2026 ambruk 24,47%. (DK)