Elon Musk bocorkan prediksi suksesor Trump

Jumat, 05 Desember 2025

image

JAKARTA - Elon Musk memproyeksikan masa depan politik Amerika Serikat pasca-Donald Trump dalam sebuah acara tertutup untuk anggota Department of Government Efficiency (DOGE) akhir bulan lalu.

Dikutip thedailybeast.com (03/12), melalui penampilan video, Musk menyebut AS sedang memasuki “great 12-year span,” yang menurut laporan Politico akan dimulai dengan masa jabatan kedua Trump hingga dua periode kepemimpinan JD Vance.

Vance, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden, berada di posisi teratas bursa kandidat Partai Republik untuk pemilu 2028. Menteri Luar Negeri Marco Rubio bahkan menilai Vance sebagai kandidat terkuat, meski survei terbaru menunjukkan selisih 20 poin dengan pesaing terdekatnya, Donald Trump Jr., mulai mengecil.

Namun, ambisi Vance berpotensi terhambat oleh Trump sendiri. Presiden telah berulang kali membuka kemungkinan untuk maju kembali pada 2028, meski hal itu akan melanggar Amandemen ke-22. “Aku ingin sekali melakukannya,” ujar Trump kepada wartawan pada Oktober, sebelum menambahkan, “Apakah aku tidak mengesampingkannya? Kamu harus memberitahuku.”

Penulis Jonathan Karl menilai wacana masa jabatan ketiga Trump sekadar “trolling,” baik terhadap kritikus presiden maupun terhadap Vance. Hal senada disebutnya juga dilakukan mantan penasihat Trump, Steve Bannon: “Secara pribadi, saya bukan penggemar berat JD Vance sama sekali.”

Vance sendiri masih menyatakan fokus pada pekerjaannya sekarang. Namun kepada Sean Hannity, ia mengakui bahwa setelah pemilu paruh waktu 2026, “Saya akan duduk bersama Presiden Amerika Serikat dan berbicara dengannya tentang hal ini.”

Prediksi Musk datang setelah setahun hubungan naik turun dengan Trump. Setelah menjadi donor terbesar presiden dan memimpin DOGE yang merombak sejumlah departemen pemerintah hingga menghabiskan US$21,7 miliar, Musk mundur dari Gedung Putih pada Mei. Ia sempat mengambil jarak dengan Trump, termasuk mendorong agar presiden merilis dokumen Epstein.

Namun, keduanya kembali tampil bersama dalam beberapa acara, termasuk forum investasi Saudi di Kennedy Center. Di sana, Trump sempat bergurau di depan peserta, “Beruntung sekali aku bersamamu, Elon. Apa dia pernah berterima kasih padaku dengan benar?”

Musk kemudian merespons melalui X. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Trump atas semua yang telah dilakukannya untuk Amerika dan dunia.” (DH)