SCG Chemicals jadi pemegang 10,57% saham TPIA

Kamis, 04 Juni 2026

image

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/6), menampilkan pembelian lebih dari 9,14 miliar saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang dilakukan oleh perusahaan petrokimia ternama asal Tailan, SCG Chemicals Public Company Limited. 

Investor ini langsung menjadi pemegang 10,57% saham emiten petrokimia dan infrastruktur tersebut setelah memborong saham melalui PT CGS International Sekuritas Indonesia.

Selanjutnya, beberapa investor emiten properti PT Intiland Development Tbk. (DILD) melakukan transaksi jual beli saham. Hope Diamond Management Ltd menjadi investor baru DILD dengan porsi saham sebesar 9,36%. Investor asing ini memborong 970 juta DILD melalui PT Kay Hian Sekuritas.

Selain itu, Lo Kheng Hong juga menambah koleksi saham DILD dengan membeli 2,5 juta saham lagi melalui PT BRI Danareksa Sekuritas. Total kepemilikannya sebesar 7,34%. 

Namun, CGS International Securities Singapore Pte Ltd justru melepas 470 juta saham DILD via PT CGS International Sekuritas Indonesia, dengan sisa saham sekitar 5,66%.

Selanjutnya, PT Henan Putihrai Asset Management menambah 2 juta lembar saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dengan kenaikan porsi saham menjadi 12,12%. Pembelian dilakukan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Japfa Pte Ltd, investor asing yang berbasis di Singapura sekaligus pengendali PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), memperkuat kendalinya di emiten agro-pangan ini. Dari 55,43%, sahamnya naik menjadi 56,27% setelah membeli 98,90 juta lembar saham tambahan lewat PT Bank DBS Indonesia.. 

Ferry Sudjono kini memegang 5,32% saham di emiten jaringan kopi PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE). Ia membeli tambahan saham sebanyak 3,44 juta lembar melalui BUT Deutsche Bank AG, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Ciptadana Sekuritas Asia, dan PT CGS International Sekuritas Indonesia.

PT Kian Megah Investama masuk menjadi investor baru di emiten pendukung migas PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS). Dengan membeli 140,62 juta lembar RGAS melalui PT Ciptadana Sekuritas Asia, investor ini sudah memegang 9,64% saham.

PT Elsiscom Prima Karya juga menanam saham baru di PT Galva Technologies Tbk (GLVA), sebuah perusahaan distribusi komputer. Kepemilikannya kini sebesar 10,65% setelah membeli 159,80 juta lembar saham via PT Buana Capital Sekuritas. 

Terakhir, porsi saham PT Samuel Sekuritas Indonesia di emiten sawit PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) turun menjadi 18,37%, dari 19,04%. Investor ini melepas 158,79 juta lembar saham melalui PT Samuel Sekuritas Indonesia juga. (KD)

Ingin melihat dengan mudah daftar pemegang saham emiten di atas 1%? Klik di sini.