Blackstone raup US$13,1 miliar dari dana private equity Asia
Kamis, 04 Juni 2026
JAKARTA - Perusahaan manajer aset alternatif Blackstone menutup penggalangan dana Blackstone Capital Partners Asia III (BCP Asia III) sebesar US$13,1 miliar, melampaui target awal US$10 miliar dan menjadi dana private equity terbesar yang pernah dihimpun perusahaan tersebut di Asia.
Dana tersebut mencapai batas maksimum (hard cap) setelah mendapat permintaan investor yang melebihi kapasitas. Nilai dana yang terkumpul juga lebih dari dua kali lipat dibandingkan kendaraan investasi pendahulunya.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan berkelanjutan dari para investor kami terhadap Blackstone dan franchise Private Equity Asia terkemuka kami. Penggalangan dana yang sukses ini mencerminkan kekuatan platform kami dan kemampuan kami untuk berkinerja baik di berbagai siklus ekonomi,” kata Kepala Global Strategi Private Equity Blackstone, Joe Baratta, dalam pernyataannya, seperti dikutip TheStar.
Blackstone menyebut keberhasilan penggalangan dana tersebut ditopang oleh kinerja kuat strategi investasi Asia yang telah dijalankan melalui dua generasi dana sebelumnya.
Kepala Private Equity Blackstone Asia, Amit Dixit, mengatakan keunggulan perusahaan terletak pada skala operasional dan kehadiran tim lokal di pasar-pasar utama Asia.
“Kami percaya bahwa keunggulan kami terletak pada skala kami, yang didukung oleh tim lokal di seluruh pasar utama di kawasan ini; kinerja yang kuat; dan strategi berorientasi kontrol yang memungkinkan kami untuk memiliki pendekatan langsung dan proaktif dalam mendukung transformasi bisnis. Kami berterima kasih kepada para investor atas dukungan dan kemitraan mereka,” ujarnya.
Dalam dua tahun terakhir, Blackstone menginvestasikan lebih dari US$7 miliar melalui 12 transaksi di kawasan Asia. Sejumlah investasi yang dilakukan mencakup Neysa, platform komputasi awan berbasis kecerdasan buatan (AI) di India, TechnoPro, penyedia jasa rekayasa teknik terbesar di Jepang, serta JUNO, jaringan salon rambut terbesar di Korea Selatan.
Pada periode yang sama, Blackstone juga menyelesaikan 15 divestasi. Beberapa di antaranya melalui pencatatan saham perdana International Gemological Institute dan Aadhar Housing Finance, serta pelepasan investasi di Alinamin Pharmaceutical di Jepang.(DH)