Kepercayaan investor menipis, IHSG turun 1,70%

Kamis, 04 Juni 2026

image

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,70% dan tutup di level 5.839,79 pada perdagangan Kamis (4/6), setelah sempat mencapai level terendahnya di 5.644,23.

Transaksi di pasar saham mencapai Rp25,54 triliun, melibatkan 39,68 miliar lembar saham. Sebanyak 623 saham bergerak melemah, sementara 106 saham menguat dan 85 lainnya stagnan.

Seluruh indeks sektoral terpantau melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor industri 4,07% dan properti 3,28%.

Saham-saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menghadapi tekanan. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,81%, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 3,85%, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) 0,18%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai tekanan jual di pasar saham terus berlanjut sejak perdagangan awal pekan ini, akibat berbagai rumor yang beredar di pasar domestik. Sementara kepercayaan investor cenderung menipis dalam menghadapi berbagai ketidakpastian.

“Mayoritas indeks di bursa Asia juga bergerak melemah akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran, yang berdampak pada kenaikan harga minyak serta kecemasan akan potensi meningkatnya inflasi,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Menurut data Bloomberg, rupiah melemah 0,46% ke Rp18.049 dan menjadi mata uang terburuk di kawasan emerging market Asia Pasifik.

Ringgit Malaysia juga terpantau melemah 0,36% dan rupee India melemah 0,09% terhadap dolar AS.

Sementara baht Thailand memimpin dengan penguatan 0,24%, disusul peso Filipina 0,20%, dan yuan China 0,06%. (KR)