Dividen UNVR melonjak dua kali lipat usai lepas es krim dan Sariwangi
Kamis, 04 Juni 2026
JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menetapkan alokasi dividen tahun buku 2025 sebesar Rp201 per saham, melonjak hingga 101,7% jika dibandingkan dengan jumlah dividen tahun buku 2024.
Angka tersebut sudah termasuk dividen interim Rp87 per lembar yang dibagikan Perseroan pada 30 Desember 2025 lalu. Sehingga, sisa dividen final yang akan dibagikan adalah sekitar Rp114 per lembar.
Secara total, dividen UNVR untuk tahun buku 2025 akan mencapai sekitar Rp7,6 triliun, atau setara dengan 100% laba bersihnya tahun lalu sebesar Rp7,6 triliun.
Sebagai perbandingan, UNVR membagikan dividen tunai sebesar Rp88 per lembar pada tahun buku 2024, terdiri dari dividen interim Rp41 dan final Rp47 per lembar.
Lonjakan dividen ini sejalan dengan laba bersih yang meroket hingga 127% pada 2025 lalu, serta beberapa langkah divestasi yang menghasilkan triliunan.
Seperti yang diberitakan IDNFinancials, Perseroan tercatat mengantongi hasil divestasi bisnis es krim ke Magnum senilai Rp7 triliun pada akhir 2025.
Kemudian, UNVR juga meraup hasil divestasi Sariwangi kepada perusahaan F&B di bawah Grup Djarum, PT Savoria Kreasi Rasa, dengan nilai Rp1,5 triliun pada kuartal I 2026.
Saat itu, Corporate Secretary UNVR Mario Abdi Amrillah menyatakan bahwa setelah divestasi tuntas, UNVR akan mengembalikan nilai investasi itu kepada pemegang saham dalam jangka pendek, serta fokus pada bisnis inti yang tersisa untuk jangka panjang.
Senada dengan hal tersebut, Presiden Direktur UNVR Benji Yap menyatakan Perseroan akan mengalokasikan sumber daya eksisting kepada lini bisnis lain yang memiliki potensi pertumbuhan yang lebih kuat, seperti produk personal care.
“Melalui perubahan pada portofolio ini, kami membangun bisnis yang lebih terarah dan kompetitif,” ujar Benji dalam gelaran Paparan Publik 2026, Kamis (4/6). (ZH)