Trump kucurkan US$700 juta untuk hidupkan industri batu bara
Jumat, 05 Juni 2026
JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengalokasikan dana sebesar US$700 juta untuk industri batu bara melalui penggunaan, undang-undang era Perang Dingin yang memberi kewenangan kepada pemerintah mempercepat produksi sektor strategis dalam kondisi tertentu.
Trump menyatakan dana tersebut akan digunakan untuk mempertahankan operasi 14 pembangkit listrik tenaga batu bara dan 42 tambang batu bara, sekaligus membangun dua pembangkit baru serta satu terminal ekspor batu bara.
“Hari ini, kita mengambil tindakan bersejarah untuk menurunkan harga energi dan biaya hidup bagi seluruh warga Amerika dengan kekuatan batu bara yang bersih dan indah,” kata Trump dalam konferensi pers, seperti dikutip TheGuardian.
Menurut Trump, investasi tersebut akan mendukung pembangunan terminal ekspor batu bara baru di Oakland, California, mengaktifkan kembali fasilitas yang sudah ada di Maryland, serta mempertahankan operasional pembangkit di 10 negara bagian, yakni West Virginia, Kentucky, North Carolina, Indiana, Tennessee, Arkansas, Arizona, Oklahoma, North Dakota, dan Wisconsin.
“Sebagai hasil dari investasi sebesar 700 juta dolar AS yang saya umumkan hari ini, kita akan melindungi 14 pembangkit listrik tenaga batu bara dan 42 tambang batu bara, jumlah yang sangat besar, serta membangun dua pembangkit listrik tenaga batu bara baru dan satu terminal ekspor baru yang sangat besar,” ujarnya.
Dua pembangkit baru akan dibangun di Alaska dan West Virginia. Pemerintahan Trump juga terus memperluas dukungan terhadap industri batu bara melalui berbagai kebijakan, termasuk subsidi, dukungan terhadap pembangkit tua, serta pelonggaran sejumlah aturan lingkungan.
Gedung Putih bahkan menjalankan kampanye promosi batu bara yang mencakup peluncuran maskot bernama "Coalie" dan materi kampanye di media sosial yang menampilkan batu bara sebagai simbol industri energi nasional.
“Anda tidak diperbolehkan menyebut ‘batu bara’ di dalam pemerintahan Trump kecuali jika didahului oleh kata-kata ‘bersih, indah’,” kata Trump. “Mempersulit hidup kita, tetapi itu bagus.”
Langkah tersebut memicu kritik dari kelompok lingkungan. Mereka menilai batu bara tetap menjadi sumber energi fosil dengan emisi karbon tertinggi dan berkontribusi besar terhadap perubahan iklim serta pencemaran udara.
Direktur Kebijakan Iklim Sierra Club, Patrick Drupp, menilai penggunaan dana publik untuk menopang industri batu bara bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
“Sungguh menjijikkan dan tercela bahwa presiden Amerika Serikat memberikan uang pajak kita untuk pembangkit listrik tenaga batu bara yang mematikan dan mahal yang akan membuat warga Amerika semakin sakit dan semakin menaikkan harga listrik,” kata Drupp.
“Pemberian dana ini mengkhianati semua yang dijanjikan Donald Trump dan hanya menguntungkan teman-teman besarnya di industri batu bara yang memanjakan egonya dan memberinya piala-piala berkilauan.”
Sejumlah pakar energi juga mempertanyakan klaim Trump bahwa batu bara dapat menurunkan biaya listrik. Mereka menilai biaya pembangunan dan operasional pembangkit batu bara saat ini lebih tinggi dibandingkan energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin.
Di sisi lain, industri batu bara menyambut positif kebijakan tersebut. Asosiasi Pertambangan Nasional AS menilai peningkatan produksi batu bara diperlukan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan listrik, terutama akibat pesatnya perkembangan industri kecerdasan buatan (AI).
“Pembangkit listrik tenaga batu bara melindungi konsumen dari dampak fluktuasi harga energi dan tantangan pasokan,” kata Kepala Eksekutif Asosiasi Pertambangan Nasional, Rich Nolan.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Environmental Protection Agency (EPA) juga menyampaikan rencana untuk merevisi kebijakan pengurangan emisi era Presiden Barack Obama yang berpotensi memperpanjang operasional sejumlah pembangkit batu bara.
Trump kembali mengkritik kebijakan energi pemerintahan Obama dan Joe Biden yang dinilainya melemahkan industri batu bara AS.
“Selama empat tahun pemerintahan Sleepy Joe Biden dan Demokrat sayap kiri radikal di Kongres, tidak satu pun izin disetujui untuk proyek penambangan batu bara baru, tetapi dalam lebih dari satu tahun pemerintahan kami, kami telah menyetujui 76 izin untuk batu bara yang bersih dan indah,” kata Trump.(DH)