Dana asing keluar Rp2,05 triliun saat IHSG turun 2,53%

Jumat, 05 Juni 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,53% atau 147,53 poin ke 5.692,16 pada sesi pertama Jumat (5/6), melanjutkan tren penurunan sejak awal pekan.

Total transaksi di pasar saham mencapai Rp21,09 triliun pada sesi pertama, setara 82% dari total transaksi di seluruh sesi perdagangan Kamis.

Sebanyak 588 saham mencatat penurunan harga, sementara 111 saham menguat dan 109 lainnya stagnan.

Menghadapi penurunan IHSG, investor asing mencatatkan net sell atau penjualan bersih Rp2,05 triliun pada sesi pertama.

Beberapa saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat net sell cukup signifikan dari investor asing, sementara saham-saham emiten teknologi dan konsumer mencatat net buy atau pembelian bersih.

Berikut rincian daftar 5 saham dengan net sell dan net buy terbesar dari investor asing:

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp734,35 miliar
  2. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp240,84 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp161,62 miliar
  4. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp98,11 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp89,13 miliar

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Rp13,86 miliar
  2. PT Timah Tbk (TINS) - Rp13,19 miliar
  3. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) - Rp7,45 miliar
  4. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) - Rp6,85 miliar
  5. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) - Rp6,56 miliar

Dari regional, IHSG menjadi indeks saham dengan kinerja terburuk setelah KOSPI Korea Selatan yang melemah 5,40%.

Indeks saham lain bergerak variatif, dengan PCOMP Filipina tetap menguat 0,97%, FBMKLCI Malaysia naik 0,76%, dan NIFTY India naik 0,05%. (KR)