OPEC+ tambah produksi minyak 188 ribu barel mulai Juli

Minggu, 07 Juni 2026

image

JAKARTA – Tujuh negara anggota OPEC+ sepakat menaikkan produksi minyak sebesar 188 ribu barel per hari mulai Juli 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari pelonggaran bertahap, atas kebijakan pengurangan produksi sukarela yang mulai berlangsung sejak 2023.

Keputusan menambah volume produksi itu merupakan hasil pertemuan virtual sejumlah anggota termasuk Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman pada Sabtu (7/6). Masing-masing anggota juga meninjau kondisi dan prospek pasar minyak global dalam pertemuan ini.

“Sebagai komitmen bersama untuk mendukung stabilitas pasar minyak, tujuh negara peserta memutuskan untuk menerapkan penyesuaian produksi sebesar 188 ribu barel per hari,” tulis OPEC+ dalam pernyataan resmi.

Arab Saudi dan Rusia akan menambah produksi minyak paling besar, masing-masing 62 ribu barel per hari. Irak akan menambah produksi minyak 26 ribu barel, Kuwait 16 ribu barel, Kazakhstan 10 ribu barel, Aljazair 6 ribu barel, dan Oman 5 ribu barel per hari.

Meskipun demikian, OPEC+ menegaskan kebijakan itu bersifat fleksibel, serta siap mengambil langkah lanjutan sesuai perkembangan kondisi pasar global.

Selain itu, tujuh negara tersebut juga menegaskan komitmen untuk mengompensasi kelebihan produksi, yang terjadi sejak Januari 2024. Masa kompensasi diperpanjang hingga akhir Desember 2026 dan akan dievaluasi dalam pertemuan bulanan berikutnya pada 5 Juli 2026. (KR)