IHSG hadapi tekanan berlapis, risiko uji 5.400 terbuka
Senin, 08 Juni 2026
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada pekan ini, dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Senin (8/6), setelah anjlok 8,6% dalam sepekan ke 5.594.
Pelemahan tersebut terjadi saat investor asing mencatatkan net sell atau penjualan bersih Rp7,38 triliun dalam sepekan, menyusul kekhawatiran terhadap pasar domestik.
Analis Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG akan ditentukan arah pergerakan nilai tukar rupiah, spekulasi adanya RDG darurat Bank Indonesia (BI), hingga kekhawatiran penurunan peringkat kredit Indonesia dan perubahan klasifikasi pasar MSCI terhadap Indonesia.
Dari eksternal, sentimen negatif datang dari Wall Street yang ditutup melemah signifikan pada Jumat (5/6). Dow Jones Industrial Average turun 1,35%, S&P 500 terkoreksi 2,64%, dan Nasdaq Composite anjlok 4,18% akibat tekanan jual pada saham-saham teknologi.
“Pada pekan ini pergerakan IHSG diperkirakan masih akan fluktuatif dengan kisaran support pada 5.400-5.500 dan resistance pada 5.700-5.800,” jelas analis Phintraco, dalam riset yang disampaikan kepada investor.
Senada dengan hal tersebut, analis BRI Danareksa Sekuritas melihat tren bearish pada IHSG masih berlanjut. Dalam catatan yang disampaikan, analis BRI Danareksa menilai tekanan terhadap rupiah, implikasi revisi UU P2SK terhadap persepsi independensi otoritas keuangan, serta perkembangan penilaian peringkat kredit Indonesia jadi beban bagi sentimen pasar.
“Area 5.555–5.480 menjadi support krusial, sementara 5.700–5.800 menjadi resistance terdekat,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas.
Sementara itu analis CGS International Sekuritas menilai koreksi pada indeks Wall Street dan melemahnya harga komoditas, diprediksi akan menjadi sentimen negatif bagi pasar saham domestik. Di sisi lain, berlanjutnya aksi jual investor asing juga berpeluang menjadi tekanan tambahan pada IHSG.
Menurut CGS International, IHSG diperkirakan akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support di level 5.450 dan 5.305, serta resistance pada 5.740 dan 5.885. (KR)