Reli AI dorong Marvell Technology masuk indeks S&P 500
Senin, 08 Juni 2026
NEW YORK - Produsen chip Marvell Technology akan bergabung dengan indeks acuan S&P 500 pada bulan ini, demikian diumumkan oleh S&P Dow Jones Indices pada Jumat.
Seperti dikutip Reuters, keputusan itu diambil setelah perusahaan berhasil memenuhi persyaratan profitabilitas penting berkat lonjakan bisnis yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).
Marvell akan menggantikan distributor peralatan kolam renang Pool Corporation dalam indeks tersebut sebelum perdagangan dimulai pada 22 Juni.
Saham Marvell melonjak hampir 6% dalam perdagangan setelah jam bursa.
Masuknya Marvell ke S&P 500 terjadi setelah perusahaan membukukan laba berdasarkan standar akuntansi GAAP dalam tiga bulan hingga Desember serta secara kumulatif selama empat kuartal terakhir.
Pencapaian ini mengatasi hambatan utama yang sebelumnya membuat perusahaan belum memenuhi syarat masuk indeks.
Saham Marvell telah naik lebih dari tiga kali lipat sepanjang tahun ini, didorong reli sektor semikonduktor yang dipicu ekspektasi kuat terhadap permintaan terkait AI.
Dalam pekan ini saja, saham Marvell telah melonjak sekitar 29%, sebagian setelah CEO Jensen Huang dari NVIDIA menyebut Marvell sebagai "perusahaan triliun dolar berikutnya". Nilai pasar Marvell mencapai sekitar US$276,81 miliar pada penutupan perdagangan Jumat.
Marvell dan pesaing yang lebih besar, Broadcom, mengembangkan chip khusus untuk kebutuhan pusat data perusahaan komputasi awan.
Bisnis ini tumbuh pesat karena perusahaan teknologi besar berupaya mengurangi ketergantungan pada prosesor AI Nvidia yang mahal dan pasokannya terbatas.
Dalam laporan keuangan kuartalan terbarunya, Marvell memperkirakan bisnis chip khususnya akan menghasilkan pendapatan lebih dari US$10 miliar pada tahun fiskal 2029.
Masuknya Marvell ke S&P 500 mencerminkan bagaimana ledakan AI mengubah komposisi indeks saham utama AS.
Perusahaan chip dan infrastruktur pusat data kini memiliki bobot yang semakin besar karena investor bertaruh bahwa permintaan dari penyedia layanan cloud dan beban kerja AI akan terus meningkat.
Langkah ini juga diperkirakan memicu pembelian saham oleh dana indeks dan ETF yang mengikuti S&P 500, karena pengelola dana pasif wajib memiliki saham-saham yang menjadi anggota indeks sesuai bobotnya.
Secara terpisah, perusahaan manufaktur kontrak Flex Ltd. juga akan ditambahkan ke S&P 500, menggantikan perusahaan makanan kemasan The Campbell's Company. (DK)
Terkait: Didirikan insinyur Indonesia, Marvell kini menuju valuasi US$1 triliun