SCGC lepas 14,86% TPIA dalam sepekan, manajemen buka suara
Senin, 08 Juni 2026
JAKARTA - SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC), pemegang saham jangka panjang PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) asal Thailand, tercatat telah melepas 12,85 miliar lembar saham dalam kurun waktu 2-5 Juni 2026, atau setara dengan 14,86%.
Dalam keterangan resmi, Senin (8/6), manajemen TPIA menjelaskan bahwa aksi divestasi masif ini merupakan transaksi penyeimbangan kepemilikan saham (shareholding rebalancing).
Sebelum transaksi, SCGC menguasai 30,57% saham TPIA per Mei 2026. Namun, pascatransaksi tersebut, porsi SCGC di TPIA hanya tersisa 15,71%.
“Tetap menjadi salah satu pemegang saham strategis jangka panjang Perseroan,” tegas manajemen lebih lanjut.
Merujuk pada laman resminya, TPIA telah menjalin kerja sama strategis dengan Siam Cement Group (SCG) sejak 2011 melalui anak usahanya SCGC.
Berdasarkan penelusuran IDNFinancials, SCGC pertama membeli 30% saham TPIA pada 19 September 2011, atau sekitar 919,86 juta lembar, dengan harga sekitar Rp4.088 per lembar.
“Investasi ini senilai Rp3.760.383.285.400 (sekitar ฿13.500 juta),” jelas The Siam Cement Public Company Limited dalam keterangan resmi di Stock Exchange of Thailang (SET) pada September 2011 lalu.
Kini, berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCGC menjual saham TPIA dengan harga bervariasi, namun tak ada yang melebihi Rp2.070 per lembar – atau 49,4% lebih rendah dari harga pembelian pada 2011 lalu.
Namun, total nilai divestasi 12,85 miliar lembar tersebut tetap tercatat mencapai Rp14,33 triliun, atau mencatat capital gain sekitar 281,14% dibandingkan harga pembeliannya 15 tahun lalu.
Sebagai catatan, TPIA telah melakukan beberapa aksi korporasi yang mengubah harga dan nominal sahamnya sejak masuknya SCGC, termasuk rights issue serta stock split berikut:
Setelah penyesuaian harga terkait berbagai aksi korporasi tersebut, sejak akhir September 2011, harga TPIA menurut data Trading View telah melonjak sekitar 873,8% ke level Rp1.580 per lembar pada akhir perdagangan sesi I, Senin (8/6).
Setelah transaksi ini, tiga pemegang saham strategis utama Chandra Asri Group, yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT), SCGC, dan Thaioil Public Company Limited, secara kolektif masih memiliki sekitar 74,3% saham Perseroan.
Sementara itu, saham publik TPIA kini melonjak menjadi 25,7%, dan secara otomatis memenuhi persyaratan free float 15% yang ditetapkan BEI.
Manajemen TPIA mengungkapkan bahwa pelepasan saham ini merupakan bagian dari strategi realokasi modal SCGC, termasuk untuk memperkuat struktur permodalan serta mendukung pengembangan bisnis inti dan inisiatif pertumbuhan strategisnya.
“Transaksi ini mencerminkan prioritas alokasi modal SCGC dan tidak mengubah arah strategis, tata kelola, maupun komitmen Perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tegas Presiden Direktur dan CEO Group TPIA Erwin Ciputra.
Namun, ia menambahkan, Perseroan menyatakan akan tetap fokus menjalankan transformasi dan rejuvenasi seiring penguatan portfolio bisnis energi, kimia dan infrastruktur di Asia Tenggara. (ZH)