Goldman Sachs: The Fed tunda pangkas suku bunga hingga 2027
Selasa, 09 Juni 2026
WASHINGTON - Goldman Sachs memperkirakan bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga 2026 dan menunda pemangkasan suku bunga hingga 2027, demikian disampaikan pada Jumat, dengan alasan aktivitas ekonomi dan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih kuat setelah laporan tenaga kerja (payrolls) yang solid.
Seperti dikutip Reuters, sekarang, perusahaan sekuritas itu memperkirakan pemangkasan suku bunga akan terjadi pada Juni dan Desember 2027, bukan lagi penurunan sebesar 25 basis poin yang sebelumnya diperkirakan terjadi pada Desember 2026 dan Maret 2027.
Perubahan ini terjadi setelah laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan, yang menunjukkan kekuatan baru di pasar tenaga kerja dan memberi The Fed ruang lebih besar untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi meskipun ada tekanan inflasi akibat konflik di Timur Tengah.
Goldman bergabung dengan sejumlah lembaga lain yang semakin banyak memperkirakan jeda kebijakan yang berkepanjangan.
Nomura juga pada bulan lalu memperkirakan bahwa The Fed akan tetap menahan suku bunga sepanjang 2026.
“Aktivitas dan data ketenagakerjaan yang tangguh juga menurunkan ambang untuk kenaikan suku bunga, bukan karena menunjukkan risiko ekonomi yang terlalu panas, tetapi karena titik awal ekonomi yang lebih kuat mengurangi risiko bahwa kenaikan suku bunga akan menjadi kesalahan yang mahal,” kata Goldman dalam sebuah catatan.
Perusahaan itu menambahkan bahwa meskipun kenaikan suku bunga masih kecil kemungkinannya, kemungkinan tersebut sedikit lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Goldman Sachs menyatakan bahwa jalur paling mungkin bagi The Fed saat ini adalah menunda pemangkasan suku bunga sampai dampak tarif, harga minyak yang lebih tinggi akibat konflik Iran, dan tekanan lain terkait perang mereda, serta sampai inflasi inti PCE secara tahunan mendekati target 2%, disertai perlambatan permintaan yang mereka nilai terlalu tinggi akibat dorongan AI.
Para trader memperkirakan bank sentral memiliki peluang 75,5% untuk menaikkan suku bunga hingga akhir tahun, menurut alat CME FedWatch. (DK)