Harga minyak Rusia ke India turun, pasar minyak mulai tenang?

Selasa, 09 Juni 2026

image

MOSCOW - Minyak utama Rusia mulai diperdagangkan di India dengan diskon terhadap harga internasional untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan, karena dorongan akibat perang di Iran mulai memudar.

Minyak mentah Urals milik Rusia, yang dikirim menggunakan kapal tanker dari pelabuhan barat menuju pantai India, diperdagangkan dengan diskon US$3,90 per barel terhadap acuan Brent Dated pada hari Jumat, menurut data Argus Media. 

Seperti dikutip Bloomberg, harga tersebut kembali menjadi diskon pada 29 Mei untuk pertama kalinya sejak pertengahan Maret.

Perubahan ini terjadi ketika harga Brent tetap tertahan di bawah US$100 per barel dan selisih harga antar bulan melemah, menandakan pasar fisik yang tidak terlalu ketat. 

Berbagai upaya penyesuaian, mulai dari penurunan pembelian China hingga meningkatnya ekspor Amerika Serikat, membantu menyerap guncangan dari konflik Timur Tengah yang memengaruhi sekitar seperlima pasokan minyak global.

Perang di Iran serta izin dari pemerintah AS untuk membeli sebagian minyak Rusia yang terkena sanksi guna meredakan tekanan pasar membuat Moskow dapat meningkatkan pengiriman minyak ke India. 

Negara Asia tersebut menjadi pembeli utama minyak Rusia setelah invasi besar-besaran Kremlin ke Ukraina dan hilangnya pasar Eropa.

Bulan lalu, pengiriman minyak Rusia ke India rata-rata sekitar 1,76 juta barel per hari, 63% lebih tinggi dibandingkan Februari.

Dalam nilai absolut, minyak Rusia diperdagangkan di harga US$93,59 per barel di pantai India pada Jumat, menurut Argus. 

Harga tersebut sudah termasuk biaya pengiriman dan dibandingkan dengan rata-rata US$73,46 per barel di pelabuhan barat Rusia.

Angka itu masih jauh di atas harga US$59 per barel yang diasumsikan dalam anggaran Rusia tahun ini. 

Pekan lalu Presiden Vladimir Putin kembali memperingatkan bahwa keuntungan dari harga global yang lebih tinggi “bersifat sementara dan jangka pendek.” (DK)