SCG Chemicals tambah 2,29 miliar TPIA, pegang 15% saham
Selasa, 09 Juni 2026
JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/6), menampilkan penambahan lebih dari 2,29 miliar saham emiten petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang dilakukan oleh investor asing SCG Chemicals Public Company Limited.
Dari 12,45%, saham investor asing asal Negeri Gajah Putih ini telah mencapai 15,10%, setelah membeli saham tersebut lewat PT CGS International Sekuritas Indonesia.
Dari BUMN telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), pembelian 29,82 juta sahamnya juga menjadi sorotan. Investor asing berbasis di AS, The Bank of New York Mellon atau BNY Mellon, membeli saham-saham tersebut melalui PT Bank HSBC Indonesia dan PT Bank Mandiri, dengan total kepemilikan sebesar 6,20%.
Selanjutnya, PT Lingkarmulia Indah memborong 3,15 miliar saham emiten infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) via PT Panin Sekuritas dan PT BCA Sekuritas. Investor baru ini pun langsung memegang sekitar 5,33% saham.
Lebih dari 9,93 juta saham emiten real estate PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) ditambahkan ke koleksi saham PT Henan Putihrai Asset Management, setelah investor ini membeli saham via PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Kepemilikannya kini di angka 12,36%.
Aksi buyback masih menjadi agenda rutin emiten alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) yang kali ini membeli 1,02 juta sahamnya sendiri melalui PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Total saham treasuri emiten ini sebesar 5,93%.
Selanjutnya, kakak beradik Nadia dan Laila Achmad masing-masing membeli 202,86 juta saham di perusahaan infrastruktur PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), dengan kepemilikan di angka yang sama, yaitu 7,68%. Kedua transaksi ini difasilitasi oleh PT Mandiri Sekuritas.
Ferry Sudjono pun menambah saham di emiten jaringan kafe PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) sebanyak 6,81 juta lembar. Ia membeli saham lewat PT CGS International Sekuritas Indonesia dan PT Ciptadana Sekuritas Asia, dengan total saham sebesar 5,41%.
Di sisi lain, pengurangan saham dipantau dari emiten sawit PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS). PT Samuel Sekuritas menjual lebih dari 118,53 juta sahamnya, yang difasilitasinya sendiri, dengan penurunan saham menjadi 18,64%.
Kabar terakhir datang dari emiten media PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). PT Media Nusantara Citra Tbk melepas 1,72 juta lembar MSIN, sehingga sahamnya turun tipis menjadi 7,72%. Penjualan dilakukan melalui PT Trust Sekuritas dan PT NH Korindo Sekuritas Indonesia. (KD)
Ingin melihat dengan mudah daftar pemegang saham emiten di atas 1%? Klik di sini.