Rupiah memimpin, IHSG melesat 7,57% berkat sentimen domestik

Selasa, 09 Juni 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 7,57% ke level 5.746,65 pada perdagangan Selasa (9/6), menjadi indeks saham terbaik di kawasan emerging market Asia Pasifik setelah KOSPI.

Nilai total transaksi di pasar saham mencapai Rp28,01 triliun dan melibatkan 45,11 miliar lembar saham.

Seluruh indeks sektoral bergerak menguat, dengan kenaikan paling tinggi pada sektor barang baku 9,97% dan energi 9,20%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai penguatan IHSG mendapat dukungan sentimen positif dari dukungan DPR RI, agar emiten BUMN menggelar buyback saham.

“Selain itu, di luar jadwal RDG yang harusnya dilakukan pada pekan depan, Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5%,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Keputusan bank sentral itu, dinilai turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga ditutup menguat 0,71% ke level Rp18.058/US$.

“Secara teknikal, setelah sehari sebelumnya IHSG sempat ditutup di bawah MA200 monthly, IHSG berbalik menguat dan ditutup di atas level tersebut,” imbuh analis Phintraco.

Dari kawasan emerging market Asia Pasifik, IHSG menjadi indeks saham dengan kinerja terbaik kedua setelah KOSPI Korea Selatan, yang memimpin dengan kenaikan 8,18%.

Sementara itu rupiah unggul dengan penguatan 0,71% terhadap dolar AS. Rupee India menyusul dengan penguatan menguat 0,37% dan ringgit Malaysia 0,33%. (KR)