Potensi IHSG lanjut rebound usai melesat 7,57%
Rabu, 10 Juni 2026
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan Rabu (10/6), setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup melesat 7,57%.
Analis Phintraco Sekuritas menilai keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan lebih awal pada Selasa (9/6), mendapat apresiasi positif dari pelaku pasar. Keputusan ini ikut mendukung nilai tukar rupiah menguat 0,65% ke level Rp18.065/US$.
Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG telah kembali bertahan di atas MA200 bulanan. Sedangkan berdasarkan grafik harian, IHSG juga berada di atas level MA5 dan sekaligus menutup gap up yang terbentuk sehari sebelumnya.
“IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 5.600-5.850,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor
Senada dengan hal tersebut, analis BRI Danareksa Sekuritas menilai wacana dukungan likuiditas lewat buyback saham emiten BUMN, turut mendorong minat beli investor. Meskipun demikian, investor asing tetap mencatatkan net sell Rp2,5 triliun di pasar reguler pada Selasa.
“Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan fase rebound dalam jangka pendek dengan support di 5.630 dan resistance di 5.850,” jelas analis BRI Danareksa.
Selain itu, posisi indeks yang sebelumnya berada pada kondisi oversold, kini membuka ruang penguatan lanjutan. “Terutama apabila stabilisasi rupiah dan perbaikan sentimen domestik terus berlanjut,” imbuh analis BRI Danareksa.
Dari mancanegara, CGS International Sekuritas menyoroti pelemahan indeks saham Wall Street yang melemah akibat tekanan dari pasar komoditas global pada Selasa. Namun keputusan BI menaikkan suku bunga acuan, juga dinilai jadi sentimen positif bagi IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.585/5.425 dan resist 5.910/6.070,” jelas analis CGS International. (KR)