Harga BBM jenis Pertamax naik di atas 30%, ini penjelasan Pertamina

Rabu, 10 Juni 2026

image

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green, yang berlaku mulai 10 Juni 2026 di seluruh jaringan SPBU.

Berdasarkan daftar harga resmi dari Pertamina, harga BBM jenis Pertamax naik dari Rp12.300 per liter pada 9 Juni 2026 menjadi Rp16.250 per liter, setara kenaikan Rp3.950 per liter.

Sementara harga BBM jenis Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter, setara kenaikan Rp4.100 per liter.

Secara persentase, harga Pertamax melonjak sekitar 32,1%, sedangkan Pertamax Green 95 naik sekitar 31,8%. Namun sejumlah produk BBM Pertamina lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga ini berdasarkan evaluasi terbaru bersama pemerintah.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan resmi pada Rabu (10/6).

Menurut Roberth, harga jual tersebut juga sesuai hasil koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator dan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia.

Ke depan, lanjut Roberth, Pertamina akan memastikan pasokan BBM tetap aman dan bebas dari kelangkaan. “Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” ujar Roberth.

Berikut daftar harga BBM Pertamina untuk wilayah DKI Jakarta per 10 Juni 2026:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
  • Pertamax: Rp16.250 per liter (naik 32,1%)
  • Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter (naik 31,8%)
  • Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter (tetap)
  • Biosolar Subsidi: Rp6.800 per liter (tetap)
  • Dexlite: Rp23.000 per liter (tetap)
  • Pertamina Dex: Rp24.800 per liter (tetap)

(KR)