IHSG naik 2,34% di sesi I, investor asing jual saham big bank

Rabu, 10 Juni 2026

image

JAKARTA ­– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 2,34% atau 134,58 poin ke level 5.881,23 pada perdagangan sesi pertama Rabu (10/6).

Nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp19,94 triliun di sesi pertama, melibatkan 31,68 miliar lembar. Sebanyak 543 saham mencatat kenaikan harga, 151 saham melemah, dan 118 saham stagnan.

Mayoritas indeks sektoral juga terpantau menguat, dengan kenaikan tertinggi pada sektor teknologi yang lebih dari 4% dan transportasi lebih dari 3%.

Meskipun IHSG menguat, aksi jual investor asing justru mendominasi dan mencatatkan net sell Rp2,75 triliun.  

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disampaikan kepada anggota bursa, tekanan jual investor asing paling banyak di saham bank dengan kapitalisasi pasar terbesar. Sementara saham konsumer tampak diakumulasi oleh investor asing.

Berikut rincian Top 5 Net Foregin Sell dan Net Foreign Buy pada sesi pertama:

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) — Rp3,59 miliar
  2. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) — Rp3,55 miliar
  3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) — Rp3,43 miliar
  4. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) — Rp2,48 miliar
  5. PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) — Rp2,37 miliar

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — Rp461,46 miliar
  2. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) — Rp315,07 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Rp279,71 miliar
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) — Rp165,94 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) — Rp142,60 miliar

(KR)