Sekitar 480.000 ETH keluar dari Binance, OKX, Gemini, dan Bitfinex
Rabu, 10 Juni 2026
WASHINGTON - Pasar futures ether (ethereum) mengalami penurunan open interest (OI) di Gate.io sebesar 45%, hingga kembali ke level yang terakhir terlihat pada April 2025.
Seperti dikutip CoinTelegraph, pada saat yang sama, hampir 480.000 ETH keluar dari Binance, OKX, Gemini, dan Bitfinex dalam beberapa hari terakhir, sehingga mengurangi suplai yang tersimpan di bursa.
Perubahan gabungan ini menunjukkan pasar dengan leverage yang lebih rendah dan saldo di bursa yang menurun, sehingga perhatian kini lebih tertuju pada zona support US$1.500, yang oleh sebagian analis dianggap krusial untuk mencegah penurunan lebih dalam menuju US$1.000.
Pasar futures ether mengalami penyesuaian besar selama aksi jual terbaru.
Analis Kripto Amr Taha mencatat bahwa total open interest ETH di seluruh bursa turun 25% menjadi US$12,6 miliar dari US$16,6 miliar pada Mei, dengan beberapa platform utama kini kembali ke level yang terakhir terlihat pada April 2025.
Gate.io mencatat penurunan terbesar. Open interest ETH turun menjadi US$2,68 miliar pada Selasa dari US$4,84 miliar pada 7 Mei, atau turun sekitar 45%.
Angka ini kini hampir sama dengan level US$2,67 miliar pada 11 April 2025.
Bybit juga mengalami pola serupa. OI ETH saat ini berada di sekitar US$805 juta, mendekati US$795 juta yang tercatat pada awal April 2025. Pergerakan ini menunjukkan penurunan signifikan posisi leverage yang terakumulasi pada akhir 2025 dan awal 2026.
Namun, Binance menunjukkan gambaran berbeda. Open interest ETH masih berada di sekitar US$2,76 miliar, bertahan dalam rentang terbarunya.
Sementara itu, funding rate di bursa ini juga berubah menjadi negatif, dengan pembacaan terbaru sekitar -0,0047, yang menunjukkan trader short membayar premi untuk mempertahankan posisi mereka.
Perbedaan ini cukup mencolok. Gate.io dan Bybit telah mengalami reset leverage yang besar. Trader futures di Binance masih aktif, tetapi funding negatif menunjukkan sentimen yang cenderung hati-hati.
Cadangan ETH di bursa juga mencatat penurunan signifikan pada awal Juni. Di Binance, OKX, Gemini, dan Bitfinex, total saldo ETH yang dipantau turun sebanyak 480.000 ETH dalam beberapa hari terakhir.
Cadangan Binance turun menjadi 3,65 juta ETH pada Selasa dari 3,87 juta ETH pada Kamis sebelumnya.
Kepemilikan Bitfinex turun menjadi 2,50 juta ETH dari 2,67 juta ETH pada akhir Mei.
OKX mencatat penurunan persentase paling tajam, dengan cadangan turun dari 424.000 ETH menjadi sekitar 336.000 ETH.
Saldo Gemini juga turun menjadi sekitar 522.000 ETH.
Arus keluar ETH yang berlanjut dapat mengurangi jumlah suplai yang tersedia di bursa jika permintaan beli mulai pulih.
Data on-chain menunjukkan banyak pemegang ETH masih belum berada dalam posisi keuntungan besar.
Menurut pengamat pasar Gonza Goth, hanya 11% pasokan Ethereum saat ini berada pada keuntungan 3x atau lebih, level terendah sejak Februari 2017.
Namun ia mengatakan “Secara historis, pesimisme ekstrem sering menciptakan peluang terbaik.”
Sementara itu, trader juga memantau level US$1.500.
Investor Ash Crypto mencatat bahwa Ether gagal mempertahankan setiap level support selama pasar bearish 2022, ketika harga akhirnya menyentuh dasar sekitar US$880.
Analis tersebut mengatakan penutupan mingguan di atas US$1.500 akan menjaga ETH tetap di atas zona support historis yang penting, sementara jika jatuh di bawahnya akan mengalihkan perhatian ke area support berikutnya di sekitar US$1.000. (DK)