Keyakinan konsumen kian melemah pada Mei 2026

Kamis, 11 Juni 2026

image

JAKARTA – Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi melemah pada Mei 2026, sebagaimana terlihat dalam Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang turun ke 120,9 dari 123,0 pada April berdasarkan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI).

Meski menurun, BI menilai konsumen tetap optimis terhadap kondisi ekonomi, dengan indikator IKK yang masih berada di atas level 100. Bank sentral mencatat optimisme tersebut ditopang persepsi konsumen, terhadap kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi beberapa bulan mendatang.

“Survei Konsumen BI pada Mei 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi​ BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya pada Rabu (10/6) kemarin.

Hasil survei BI mencatat keyakinan konsumen melemah akibat Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) berada di level 112,2 pada Mei 2026, turun dari 116,5 pada April 2026.

Penurunan terjadi pada seluruh komponen pembentuk IKE, yakni Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama atau durable goods (IPDG).

IPSI mengalami penurunan dari 128,1 pada April menjadi 123,2 pada Mei, sementara IKLK turun dari 108,8 menjadi 105,0 dan IPDG turun dari 112,6 menjadi 108,3.

Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang dinilai masih terjaga. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat meningkat dari 129,6 pada April menjadi 129,7 pada Mei.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen tetap berada pada level optimistis di seluruh kelompok responden. Konsumen dengan pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan mencatatkan IKK pada level 123,6.

Sedangkan berdasarkan kelompok usia, konsumen berusia 20-30 tahun mencatat IKK pada level 129,1. (KR)