IHSG turun 1,91% di sesi I, asing tampung saham BBCA hingga ANTM

Kamis, 11 Juni 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,91% ke 5.789,40 pada sesi pertama Kamis (11/6), setelah sempat menguat dan menyentuh level tertingginya di 6.010,49.

Nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp12,68 triliun, serta melibatkan 22,25 miliar lembar saham.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 185 saham terpantau menguat. Sementara 500 saham melemah dan 128 saham stagnan.

Seluruh indeks sektoral kompak melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor barang baku (IDXBASIC) yang mencapai 6,27% dan energi (IDXENRGY) 3,17%.

Menyusul pelemahan IHSG di sesi pertama, investor asing mencatatkan net sell Rp447,85 miliar pada sesi pertama.

Sejumlah saham terafiliasi grup konglomerasi memimpin daftar saham dengan net sell terbesar, sementara sejumlah saham dari sektor keuangan dan barang baku tampak diakumulasi oleh investor asing.

Berikut rincian daftar Top 5 Net Foreign Buy dan Net Foreign Sell pada perdagangan sesi pertama:

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Rp87,30 miliar
  2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) — Rp65,66 miliar
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) — Rp59,22 miliar
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) — Rp55,09 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) — Rp22,34 miliar

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — Rp161,43 miliar
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) — Rp148,82 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) — Rp52,36 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) — Rp39,26 miliar
  5. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) — Rp27,09 miliar

(KR)