Ekspansi dan efisiensi dorong laba BMHS melonjak 57%
Kamis, 11 Juni 2026
JAKARTA - PT Bundamedik Tbk (BMHS) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 57% dibanding periode sebelumnya menjadi Rp29,7 miliar. Paparan tersebut disampaikan dalam Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari Kamis (11/6).
Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta peningkatan efisiensi operasional di seluruh jaringan layanan kesehatan BMHS. Sejalan dengan itu, EBITDA perseroan meningkat 9% menjadi Rp242 miliar.
Direktur Utama BMHS Agus Heru Darjono mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam menjalankan strategi pertumbuhan secara disiplin.
“Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, BMHS berhasil menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas. Capaian laba bersih yang tumbuh 57% mencerminkan konsistensi kami dalam mengeksekusi strategi secara disiplin, dari efisiensi operasional, ekspansi layanan kompleks yang bernilai tinggi, hingga penguatan ekosistem kesehatan yang terintegrasi,” ujar Agus dalam keterangan resmi.
Dari sisi operasional, rumah sakit hasil akuisisi BMHS mencatat pertumbuhan kinerja sebesar 30% dalam periode 2023-2025. Sementara itu, segmen korporasi dan asuransi menjadi kontributor terbesar pendapatan rumah sakit dengan porsi 43,2% dari total pendapatan sepanjang 2025.
BMHS juga meningkatkan kapasitas layanan melalui penambahan jumlah tempat tidur menjadi 601 unit atau naik 4% setelah mengonsolidasikan RSIA Pusura Tegalsari Surabaya. Jumlah tindakan bedah turut meningkat 10% menjadi sekitar 16 ribu prosedur.
Pada lini anak usaha, Morula IVF mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar layanan fertilitas nasional dengan pangsa pasar 41% pada kuartal IV-2025.
Sementara itu, Diagnos Laboratorium mencatat volume pemeriksaan sebanyak 957.447 tes sepanjang 2025 atau meningkat 11%. Pada kuartal IV-2025, volume tes melonjak 47%, sedangkan pendapatan meningkat 22%.
Pertumbuhan Diagnos ditopang ekspansi jaringan menjadi 37 outlet, penambahan 12 outlet baru, serta pengembangan layanan Molecular & Genomic Testing.
Presiden Komisaris BMHS, dr. Ivan Rizal Sini, menegaskan perseroan akan terus memperkuat pertumbuhan melalui inovasi layanan dan ekspansi bisnis yang terukur.
“BMHS dibangun dengan visi jangka panjang untuk menghadirkan layanan kesehatan yang unggul, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Inovasi klinis, pengembangan kapabilitas medis, serta ekspansi yang terukur menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Ivan.
BMHS menargetkan kapasitas layanan meningkat menjadi 1.000 tempat tidur pada akhir 2028. Sebagai bagian dari strategi ekspansi, perseroan telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Sinar Medika Langgeng untuk mengembangkan rumah sakit berstandar internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BSD.
Rumah sakit tersebut akan difokuskan pada layanan fertilitas, kesehatan wanita dan anak, serta bedah canggih untuk mendukung pengembangan medical tourism.
Selain itu, BMHS berhasil menurunkan tingkat perputaran karyawan dari 17,7% pada 2024 menjadi 13,3% pada 2025. Perseroan optimistis fundamental bisnis yang semakin kuat dan pengembangan ekosistem layanan kesehatan akan menopang pertumbuhan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. (DH)