IHSG naik 2,68% di sesi I, asing inflow Rp492 miliar

Jumat, 12 Juni 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IIHSG) naik 2,68% pada perdagangan sesi pertama ke 6.043,55 setelah konsisten di zona hijau sejak pembukaan.

Total transaksi di pasar saham mencapai Rp11,85 triliun, melibatkan perdagangan 21,56 miliar lembar saham.

Sebanyak 610 saham yang diperdagangkan mencatat penguatan harga, sementara 101 saham melemah adan 100 lainnya stagnan.

Mayoritas indeks sektoral terpantau menguat, dengan kenaikan tertinggi pada sektor barang baku (IDXBASIC) yang mencapai 5,76%. Sedangkan IDXHEALTH jadi satu-satunya sektor yang melemah, meskipun hanya 0,92%.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas Digital, investor asing mencatatkan net buy atau pembelian bersih Rp492,48 pada sesi pertama. Inflow atau masuknya dana asing paling banyak di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), sedangkan net sell atau penjualan bersih terbanyak di saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Berikut rincian Top 5 Net Buy dan Net Sell investor asing pada sesi pertama:

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Rp182,32 miliar
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) — Rp126,76 miliar
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) — Rp79,93 miliar
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) — Rp78,54 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) — Rp74,84 miliar

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — Rp274,01 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) — Rp41,17 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) — Rp34,95 miliar
  4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) — Rp18,01 miliar
  5. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) — Rp17,56 miliar

Dari kawasan emerging market Asia Pasifik, mayoritas indeks saham bergerak menguat. KOSPI Korea Selatan memimpin dengan kenaikan 4,85%, disusul TWSE Taiwan 2,01%, Hang Seng 1,78% dan SET Thailand 1,05%. (KR)