SpaceX kurangi alokasi IPO untuk investor ritel
Jumat, 12 Juni 2026
NEW YORK - SpaceX mengurangi jatah saham untuk investor ritel dalam IPO yang diperkirakan menjadi salah satu penawaran saham terbesar sepanjang sejarah.
Dikutip dari CNBC, perusahaan milik Elon Musk tersebut berencana mengalokasikan sekitar 20% hingga 25% saham yang ditawarkan dalam IPO kepada investor ritel, termasuk investor individu internasional, platform pialang daring, dan nasabah perbankan privat.
Porsi tersebut lebih rendah dibandingkan ekspektasi sebelumnya yang memperkirakan sekitar 30% dari total penawaran yang akan dialokasikan untuk investor ritel.
Meski masih berpotensi mengalami perubahan sebelum penawaran dilaksanakan, keputusan terkait alokasi saham hampir rampung, SpaceX dijadwalkan akan mulai diperdagangkan pada Jumat (12/6) dalam IPO yang berpotensi menjadi salah satu penawaran saham terbesar sepanjang sejarah pasar modal.
Perusahaan itu diperkirakan memiliki valuasi sekitar US$1,8 triliun saat melantai di bursa.
Berkurangnya porsi untuk investor ritel menunjukkan tingginya permintaan dari investor institusi yang bersaing untuk memperoleh saham dalam salah satu IPO yang paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir.
Meskipun porsinya dipangkas, alokasi untuk investor ritel tersebut tetap berpotensi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah IPO di Amerika Serikat untuk perusahaan dengan ukuran serupa. (ARF)